Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Cek Kesehatan Gratis: Solusi Kesehatan yang Tepat?
Opini

Cek Kesehatan Gratis: Solusi Kesehatan yang Tepat?

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
10 Feb, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Shafwah Az Zahra 
(Santri Ideologis)

TanahRibathMedia.Com—Dilansir dari Beritasatu.com (28 Januari 2025), Kementrian Kesehatan (kemenkes) menyatakan, program cek kesehatan gratis akan mulai diluncurkan pada minggu kedua Februari tahun ini. Sebanyak 10 ribu puskesmas dan 20 ribu klinik swasta akan diikut sertakan dalam program tersebut.

Sebelumnya, Dedek Prayudi, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, mengatakan bahwa program cek kesehatan gratis ini akan digelar secara bertahap mulai Februari 2025 dengan menargetkan 60 juta orang. 

Cek kesehatan gratis untuk masyarakat yang berulang tahun resmi dimulai sejak Februari tahun ini (kompas.com, 2-2-2025). Dikatakan pemerintah akan memberikan skrining gratis bagi masyarakat yang berulang tahun, mulai Februari 2025. Masyarakat yang berulang tahun pada Januari hingga Maret juga tetap bisa mendapat pemeriksaan gratis hingga April 2025. 

Di tengah berbagai kecamuk kesulitan masyarakat, tiba-tiba pemerintah mengeluarkan kebijakan seperti ini. Mungkin program ini akan terlihat seperti pro-rakyat, tapi apakah benar pelaksanaan program ini memang pro-rakyat, atau hanya sekedar mencari simpati mereka? Nyatanya, walau dilakukan secara bertahap, tapi program ini hanya ditujukan untuk kalangan orang-orang yang berulang tahun pada bulan-bulan tertentu.

Program ini memang baik, tapi apakah hal tersebut benar-benar akan terlaksana dalam sistem sekarang ini? 

Dalam sistem sekuler-kapitalisme yang semua hal diukur atas asas manfaat dan materi, bukan tidak mungkin bahwa rakyat mungkin akan kembali dibebani dengan pajak, mengingat bahwa sumber pendapatan utama negara ini adalah pajak.

Cek kesehatan gratis ini menghabiskan anggaran sebanyak 4,7 triliun yang sepenunya diambil dari APBN. Jika dana anggaran kurang, maka otomatis negara akan menetapkan kenaikan pajak yang harus dibayar oleh rakyat dari semua kalangan, baik kaya ataupun miskin, dengan dalih agar skrining ini terlaksana.

Banyak yang harus diperbaiki dalam sistem saat ini, salah satunya adalah perbaikan ekonomi rakyat, sebab yang namanya kesehatan tidak akan mungkin bisa lepas dari kata biaya yang mahal dalam era kapitalisme saat ini. Pemeriksaan ini bisa di lihat sisi positifnya, namun ada pula sisi negatifnya.

Memang benar jika bulan ini hal tersebut diadakan secara gratis, lalu bagaimana dengan ke depannya? Seperti namanya, ini adalah cek kesehatan gratis dan fakta yang bisa diambil hanyalah sebatas itu saja. Maka, ketika seseorang setelah selesai diperiksa lalu ia terkena suatu penyakit yang mengharuskannya untuk meminum obat, otomatis ia harus mengeluarkan uang untuk membayar obat tersebut.

Kesehatan adalah satu dari dua kenikmatan yang sering disia-siakan oleh manusia. Rasulullah saw. bersabda:

نعمتان معبون فيهما كثير من الناس اصحة و الفراغ

“Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia adalah kesehatan dan waktu luang.” (HR.Bukhari, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Hadis di atas menjelaskan indikasi wajibnya untuk menjaga kesehatan. Walaupun hal tersebut memang tanggung jawab per individu, namun kesehatan juga menjadi kewajiban negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakatnya. Sebab terkadang ada orang yang tidak bisa menjaga kesehatannya karena keterbatasan ekonomi yang ia miliki.

Oleh karena itu, dalam Islam, negara menyediakan layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakatnya, tanpa adanya batasan waktu. Selain karena negara adalah pengurus bagi rakyatnya, memudahkan urusan kaum muslimin juga menjadi perintah Rasulullah saw..

Selain itu, negara juga tidak akan menetapkan pajak sebagai pemasukan utama dalam keuangan negara. dalam sistem Islam, pemasukan utama negara itu berasal dari fa’i, jizyah, fidyah, hasil dari pengelolaan kepemilikan umum seperti tambang dan masih banyak lagi.

Dengan adanya sistem yang benar, manajemen keuangan yang baik, serta pemimpin yang melaksanakan syariat Allah secara menyeluruh, maka program seperti cek kesehatan gratis itu tidak akan pernah muncul, karena negara memang sudah memberikan layanan seperti itu secara gratis, diambil dari dana yang dikelola dengan baik. 

Wallahu A’lam.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

Tanah Ribath Media- Mei 05, 2026 0
Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik
Oleh: Anggun Istiqomah (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh peristiwa yang memprihatinkan. Se…

Most Popular

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Hari Tahanan, Bukti Genosida Berlangsung di Balik Jeruji

Hari Tahanan, Bukti Genosida Berlangsung di Balik Jeruji

April 29, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Hari Tahanan, Bukti Genosida Berlangsung di Balik Jeruji

Hari Tahanan, Bukti Genosida Berlangsung di Balik Jeruji

April 29, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us