Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Menyikapi Anak yang Usil, Begini Penjelasannya...
Straight News

Menyikapi Anak yang Usil, Begini Penjelasannya...

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
30 Mei, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Direktur Siyasah Institut Ustaz Iwan Januar mengatakan bahwa anak pra baligh senang bermain kerap dianggap usil.

"Sebagian anak pra baligh senang bermain dan berinteraksi dengan orang lain termasuk dengan kawan sebaya atau adiknya. Orang dewasa menganggap hal itu keusilan," tuturnya kepada Tanah Ribath Media, Sabtu (25-05-2024).

Namun, imbuhnya, bisa juga anak sampai mengganggu kawannya atau adiknya karena pelampiasan emosi. Karena merasa tidak nyaman atau mencari perhatian, akibat kurang kasih sayang dari orang tua, sering diabaikan, dan sering dimarahi.

Ia menjelaskan bahwasanya anak yang usil atau suka mengganggu orang lain terkadang dikarenakan berkebutuhan khusus. Hal ini perlu dikonsultasikan dengan ahli.

"Ada juga yang menandakan anak mengalami kondisi berkebutuhan khusus. Untuk yang terakhir ini orang tua membutuhkan saran dari tenaga ahli," ujarnya.

Sikap Orang Tua

Ia menyarankan orang tua harus bijak dan mampu mendeteksi persoalan terhadap anak-anaknya dan bisa mengarahkannya dengan benar.

"Orang tua harus bisa mendeteksi penyebab ini dan memberikan solusi sesuai persoalannya. Bila ternyata itu sekadar keinginan mengajak bermain, maka orang tua harus mengarahkan anak agar bisa lebih bersahabat dengan kawannya, berbagi dan bermain bersama," paparnya.

Namun, kata Iwan, bila persoalannya adalah karena anak merasa tidak nyaman maka orang tua harus mencukupi kebutuhan kasih sayang dan apa yang dibutuhkan anak.

Terakhir, ia menegaskan bahwa jika anak dalam kondisi berkebutuhan khusus, diperlukan saran dari ahli yang memahami masalah tersebut.

"Namun bila anak dalam kondisi berkebutuhan khusus maka orang tua membutuhkan saran dari ahli dalam bidang ini," pungkasnya. []Nur Salamah
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us