Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Islam adalah Ideologi dan Sistem dari Kehidupan
Straight News

Islam adalah Ideologi dan Sistem dari Kehidupan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
02 Mar, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Menjelaskan fungsi kekuasaan sesuai dengan ajaran Islam, Direktur Rumah Inspirasi Perubahan, Indra Fakhruddin mengatakan bahwa Islam adalah mabda atau Ideologi dan sistem dari kehidupan. 

"Islam ini adalah mabda atau Ideologi dan sistem dari kehidupan, " Katanya dalam acara bedah kafah edisi 333: Mengembalikan Fungsi Kekuasaan Sesuai dengan Ajaran Islam, di Kanal YouTube Rumah Inspirasi Perubahan, Jumat (23-2-2024).

Ia menjelaskan bahwa menerapkan seluruh Syariah Islam secara kafah dalam semua aspek kehidupan itulah yang dipraktikkan oleh Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam selaku penguasa negara Islam di thMadinah.

"Dahulu beliau mengatur negara dan rakyat hanya dengan syariah Islam. Sedikitpun tidak mengambil aturan selain wahyu yang telah Allah Swt. turunkan kepada beliau," ujarnya.

kekuasaan beliau, imbuhnya, lalu dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin dan juga para khalifah setelah mereka.Jelas para khalifah pun sepanjang sejarah kekhilafahan Islam selama tidak kurang dari 13 abad hanya menggunakan Syariah Islam dalam mengatur negara dan rakyat mereka.

Kemudian ia menerangkan bahwa setelah kekhilafahan terakhir runtuh, kaum muslimin tidak diatur dengan syariat Islam.

"Baru setelah Khil4f4h Islam terakhir Khil4f4h Utsmaniyah diruntuhkan oleh Inggris melalui agennya Mustafa Kemal Ataturk  pada tanggal 3 Maret 1924, maka kaum muslimin tidak diatur oleh syariat Islam kecuali dalam urusan ibadah dan juga sedikit muamalah. Sebagian besar aspek kehidupan mereka diatur oleh aturan sekuler yang bersumber dari Kafir Barat, termasuk juga di negeri tercinta ini," jelasnya.

Sekarang ini, menurutnya, Islam dan kekuasaan dipisahkan. Negara memberlakukan ideologi kapitalis sekuler tidak memberlakukan syariat Islam maka akibatnya penguasa bukan hanya gagal mencegah berbagai kezaliman yang menimpa rakyat. 

Namun, ia menyayangkan,selama negara ini berdiri sejak kemerdekaan, bangsa ini malah memilih sekuler yakni ide yang memisahkan agama atau Islam dari kekuasaan. Meski perpenduduk mayoritas muslim Islam tidak dipilih untuk berdampingan dengan kekuasaan. 

"Islam selalu dijauhkan dari yang namanya kekuasaan. Bahkan isu Islam dan syariah yang sering disampaikan oleh para gerakan Islam ideologis justru acab sekali absen dalam setiap momentum pergantian kekuasaan seperti saat Pilpres atau pemilu yang sekarang ini sedang kita gaung-gaungkan dan menjadi opini publik," sayangnya.

"Tidak ada dari calek ataupun paslon dari capres ataupun cawapres itu yang membawa isu Islam ataupun Syariah Islam, enggak ada. Masing-masing hanya terpesona oleh jejak rekam secara individual semata. Padahal ketika yang dipilih itu adalah yang dipikirkan seharusnya adalah pengelolaan negara," pungkasnya. []Azzaky Ali. 
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us