Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Balada Sandwich Pinjol dan Islam
Opini

Balada Sandwich Pinjol dan Islam

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
08 Mar, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Yustiono
(Sahabat Tanah Ribath Media)

TanahRibathMedia.Com—Sungguh merana generasi sandwich, sudahlah beban berat mengurus diri sendiri dan anak-anak mereka , harus pula mengurusi orang tua. Begitulah beban yang mesti ditanggung oleh generasi ini, seolah menjadi korban dalam sistem sekuler kapitalis ini. Pantas saja banyak berita miring terutama pinjol yang menjerat generasi sandwich ini. 

Dilansir dari laman Republika.co.id dan Principal Zapfinance, Prita Hapsari Ghozie mengatakan kurangnya literasi keuangan membuat banyak guru terjerat pinjaman daring (pinjol) ilegal. Mengutip data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prita mengungkapkan sebanyak 42 persen korban dari pinjol ilegal adalah guru. 

Angka tersebut melebihi korban lainnya, seperti orang yang terkena PHK (21 persen), ibu rumah tangga (18 persen), karyawan (9 persen), dan pelajar (3 persen). Adapun usia rata-rata mereka adalah orang yang berada di usia generasi sandwich. 

Menjalani peran sebagai generasi sandwich,  kita dituntut untuk mengurus orang tua yang menua pada lapisan atas, mengurus diri sendiri dan anak-anak di lapisan bawah. 

Sebagai rasa tanggung jawab, kadangkala urusan sendiri dan keluarga menjadi terabaikan, bahkan beban kehidupan terasa berat. Keberadaan generasi sandwich di tengah-tengah masyarakat, sebenarnya sangat diperhitungkan, di mana posisi mereka yang sangat produktif. 

Namun di sistem sekuler saat ini, seolah generasi ini adalah generasi yang merugi, penuh beban dan dianggap generasi bulan-bulanan sehingga acapkali membuat yang bersangkutan (generasi sandwich) merasa merana dan sangat terbebani. 

Islam Sebagai Solusi

Islam, sebagai agama yang komprehensif dan sempurna, telah memberikan panduan dan solusi untuk beragam masalah yang dihadapi oleh umatnya. Begitu juga dalam hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga, baik kepada orang tua, anak-anak dan kerabat lainnya. 

Dalam permasalahan ekonomi, misalnya, Islam  memberikan pedoman yang sangat penting bagi kehidupan umatnya. Islam memberikan pedoman yang mencakup semua aspek kehidupan demi keberlangsungan hidup yang adil untuk seluruh umat manusia . Hal ini tentu saja  juga mencakup, bagaimana cara menghadapi beban yang harus ditanggung oleh generasi sandwich, di mana ia harus memikul beban  tanggung jawab hidup dua generasi sekaligus.

Dalam Islam, beban keluarga yang ditanggung oleh seseorang adalah bentuk bersedekah kepada kerabat, dan hal ini memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah Swt.. 

Selain mendatangkan banyak pahala bersedekah, bahkan juga memperkuat hubungan silaturahim, terutama terhadap orang tua, istri, dan anak yang menjadi tanggungannya. Allah Swt. berfirman, yang artinya, “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu.” (QS Lukman: 14).

Begitu banyak keutamaan dari generasi sandwich ini. Adapun yang perlu dipahami lagi adalah konsep rezeki menurut Islam, bahwa Allah Swt. memberikan rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki, tanpa batas.
Bahasannya rezeki kita tidak akan tertukar. Konsep ini yang mesti membuat kita merasa qanaah/merasa cukup dan bersyukur.

Semoga Allah Swt. melimpahkan rahmat dan taufik kepada kita semua, dan tetaplah produktif wahai generasi sandwich, demi kemajuan dan kemuliaan Islam.

Allahu 'alam bi shawaab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Penyesatan Opini di Balik Topeng BoP

Maret 13, 2026
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Maret 13, 2026
Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Normalisasi Gaul Bebas, Bikin Kebablasan

Maret 13, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us