Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Straight News Ustazah Nur Salamah Ungkap Kadar Pelajaran bagi Pemula
Straight News

Ustazah Nur Salamah Ungkap Kadar Pelajaran bagi Pemula

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
21 Feb, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Pengasuh Kajian Mutiara Ummat Batam, Ustazah L. Nur Salamah, S.Pd., menjelaskan tentang kadar pelajaran bagi pemula.

"Kadar pelajaran bagi pemula yaitu kira-kira dia mampu menghafalnya dengan mudah setelah diajarkan dua kali secara perlahan," tuturnya saat mengawali kajian Kitab Adab Ta'limu Al Muta'alim, Selasa (13-02-2024).

Hal ini, imbuhnya, diriwayatkan dari Syeikh Al Qadhi Al Imam Umar bin Abu Bakar Rahmatullah alaik. Beliau mengikuti jejak dari guru-gurunya bahwa hendaknya kadar pelajaran bagi pemula (penuntut ilmu yang masih awal)  kadarnya kira-kira dia mampu menghafalnya setelah diajarkan dua kali secara perlahan.

Selanjutnya, ia menjelaskan tentang bagaimana seharusnya dalam menambah pelajaran setiap harinya. 

"Dan menambahnya setiap hari satu kalimat demi satu kalimat, meskipun kalimatnya panjang dan banyak, yang memungkinkan dia mampu menghafalkannya dengan mudah setelah diulang dua kali, dan ditambah pelajaran itu dengan perlahan dan bertahap," terangnya.

Dan adapun, lanjutnya, ketika pelajaran itu panjang, dan saat memulai pertama kali memerlukan pengulangan sebanyak sepuluh kali, maka sampai selesai seperti itu lah kadarnya. Sehingga tidak perlu meninggalkan pengulangan tersebut kecuali dengan usaha yang banyak.

Bunda, sapaan akrabnya menjelaskan maksud dari tidak perlu meninggalkan pengulangan. "Maksudnya di sini adalah pentingnya mengulang pelajaran (murajaah). Meskipun pelajaran bertambah, pelajaran sebelumnya tetap tidak dilupakan. Sehingga pelajarannya bertambah dan bertambah bukan berganti," bebernya.

Terakhir, ia menegaskan saking pentingnya murajaah, maka belajar satu huruf dibutuhkan pengulangan seribu kali. "Memulai pelajaran satu huruf, maka mengulanginya sebanyak seribu kali," pungkasnya. []Bey.
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Momentum Kartini, dari Gelapnya Kapitalisme Menuju Cahaya Islam Gemilang

Tanah Ribath Media- Mei 07, 2026 0
Momentum Kartini, dari Gelapnya Kapitalisme Menuju Cahaya Islam Gemilang
Oleh: Lisa Herlina (Kontributor Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Peringatan hari Kartini ke 147 di Medan, perempuan dari berbagai latar ta…

Most Popular

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

Mei 05, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023

Popular Post

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Tragedi Guru: Krisis Marwah dalam Sistem Pendidikan yang ‘Sakit’

Mei 01, 2026
Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Selat Hormuz Tutup Kembali, Geopolitik semakin Memanas

Mei 01, 2026
Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

Wibawa Guru Direndahkan: Buah Sistem Pendidikan Sekuler Kapitalistik

Mei 05, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us