Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda OPINI Gen Z Terhimpit: Antara Tekanan Ekonomi, Budaya Hedonis, dan Krisis Tujuan Hidup
OPINI

Gen Z Terhimpit: Antara Tekanan Ekonomi, Budaya Hedonis, dan Krisis Tujuan Hidup

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
14 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Rahimah S.Pd.I
(Sahabat Tanah Ribath Media)

TanahRibathMedia.Com—Generasi Z tumbuh di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang sangat cepat. Di satu sisi, mereka memiliki akses yang sangat luas terhadap dunia pendidikan, teknologi, Informasi, dan juga berbagai peluang baru. Namun, dari sisi lain Gen Z juga memiliki tekanan ekonomi dan sosial yang tidak ringan.

Dalam survei Deloitte Global Gen Z and Millenial Survey 2025 menunjukkan bahwa 48 % Gen Z menyatakan tidak merasa aman secara finansial. Kondisi ini juga menunjukkan adanya suatu kekhawatiran yang nyata terhadap masa depan. Ironisnya, ditengah tekanan tersebut pengeluaran utk self-reward, healing, dan berbagai gaya hidup konsumtif justru semakin meningkat karena dianggap sebagai kebutuhan nasional, bukan sekadar kemewahan (Kompas.com, 12-8-2026).

Ditengah tekanan tersebut, muncul sebuah paradoks. Ketika sebagian Gen Z merasa sulit membangun keamanan finansial; budaya self-reward, nongkrong, hedon, atau shopping malah justru budaya-budaya ini semakin dekat pada mereka. Suatu hal yang wajar memang jika Gen Z merasa selfreward ini tidak semua hedonisme namun beristirahat, membahagiakan diri, menikmati kuliner, berpergian atau membeli sesuatu setelah bekerja  
keras bukanlah sebuah dosa.

Lalu muncullah masalah ketika konsumsi dijadikan pelarian utama dari tekanan hidup. Setelah diteliti, self-reward, fomo, media Sosial, dan orientasi hedonis berkaitan dengan 
meningkatnya kecendrungan Gen Z pada pembelian. Oleh karena itu, sesuatu yang dianggap hadiah untuk diri Sendiri, bisa berubah menjadi mekanisme membonding rasa senang meskipun hanya bertahan sejam dua jam bahkan bisa dikatakan sebentar.

Dari sinilah bisa dilihat bahwasannya ekonomi tidak bisa dilepaskan dari sistem yang membentuk cara manusia memandang kebutuhan. Masalahnya, konsumsi tidak benar-benar menyelesaikan persoalan batin. Kenikmatan membeli biasa berlangsung, setelah itu, muncul kebutuhan baru untuk mengoleksi pengalaman ataupun barang branded yang baru lagi, lagi dan lagi terus berulang. Disinilah persoalan gen z bukan hanya tekanan ekonomi, tapi juga krisis makna dan tujuan hidup yang sebenarnya.

Ketika manusia tidak memiliki pemahaman yg benar tentang suatu tujuan hidup, kebahagiaan sangat mudah diukur dengan materi, popularitas, pengalaman yang menyenangkan dan juga pengakuan sosial.Karena itu, persoalan gen z tidak cukup hanya berupa nasehat belaka, namun harus ada perubahan paradigma dan sistem yang mampu menjamin kesejahteraan sekaligus membangun kepribadian generasi. Karenanya dalam perspektif Islam negara 
memiliki tanggung jawab besar sebagai ra'in (pengurus) dan pelindung rakyat serta menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab negara.

Islam Menutup Gaya Hidup Hedonis

Dalam pandangan Islam, kehidupan di dunia hanya sementara. Apa yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

Sebagaimana firman Allah Swt.:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُۥ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُۥ

”Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya) pula.” (QS Al-Zalzalah [99]: 7-8).

Dalam kurikulum pendidikan Islam, yang membentuk visi kehidupan yang benar, sehingga sikap hedonisme nggak akan ada. Dalam Islam visi yang dibentuk yaitu dunia ini hanya sebagai ladang untuk beramal dan akhirat adalah tujuan akhir.

Daulah Islam akan terus memastikan tontonan dan apa yang berita tersebar di media masa. Daulah Islam tidak akan membiarkan asing untuk bebas membentuk opini publik demi kepentingan mereka. Daulah Islam akan mengisi media dengan konten edukasi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. 
Wallahu 'alam bish sawwab.
Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Perempuan dan Generasi Menanggung Beban Berlapis Akibat Karhutla

Tanah Ribath Media- September 15, 2026 0
Perempuan dan Generasi Menanggung Beban Berlapis Akibat Karhutla
TanahRibathMedia.Com— Karhutla di Kalimantan sudah menjadi musibah tahunan yang belum ada solusinya sampai hari ini, akibat pembukaan lahan yang ma…

Most Popular

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

September 09, 2026
Meneladani Kepemimpinan Rasulullah dalam Menghadapi Musibah

Meneladani Kepemimpinan Rasulullah dalam Menghadapi Musibah

September 09, 2026
Al-Qur'an Petunjuk untuk Kita Semua

Al-Qur'an Petunjuk untuk Kita Semua

September 09, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

Karhutla Berulang: Bencana yang Disengaja?

September 09, 2026
Meneladani Kepemimpinan Rasulullah dalam Menghadapi Musibah

Meneladani Kepemimpinan Rasulullah dalam Menghadapi Musibah

September 09, 2026
Al-Qur'an Petunjuk untuk Kita Semua

Al-Qur'an Petunjuk untuk Kita Semua

September 09, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us