Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Nasional Ahmad Sastra: Frasa "Islam ala Prabowo" secara Perspektif Bahasa Merupakan Bentuk Personifikasi Agama
Nasional

Ahmad Sastra: Frasa "Islam ala Prabowo" secara Perspektif Bahasa Merupakan Bentuk Personifikasi Agama

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
26 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB) Dr. Ahmad Sastra mengkritik munculnya frasa "Islam ala Prabowo" yang digunakan sebagai judul sebuah buku yang membahas bagaimana nilai-nilai Islam dipandang tercermin dalam kehidupan dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Frasa "Islam ala Prabowo" dari perspektif filsafat bahasa merupakan bentuk personifikasi melalui penyandingan nama agama dengan nama seorang tokoh,” ulasnya dalam web ahmadsastra.com bertajuk: Kajian Linguistik dan Analisis Wacana atas Frasa “Islam ala Prabowo” yang diterima pada Ahad (6-9-2026).

Menurutnya, sebagian pembaca, memahaminya hanya sebagai gaya bahasa untuk menjelaskan praktik keberagamaan seseorang. Namun, bagi pembaca lain, katanya, frasa tersebut berpotensi menimbulkan kesan bahwa terdapat bentuk atau varian Islam yang dikaitkan dengan identitas personal tertentu. 

“Perbedaan tafsir inilah yang menjadi sumber perdebatan publik. Secara epistemologis, agama memiliki kedudukan yang berbeda dengan pengalaman individual. Islam adalah sistem ajaran yang bersifat normatif, sedangkan pengalaman seorang Muslim, termasuk seorang pemimpin, adalah ekspresi atau praktik keberagamaan yang selalu terbuka untuk dievaluasi,” bebernya.
 
Jika maksudnya adalah mendeskripsikan praktik keberagamaan seorang tokoh, sarannya, diksi yang lebih presisi secara konseptual adalah, misalnya, "Cara Prabowo Mengamalkan Ajaran Islam" atau "Berislam menurut Praktik Prabowo", karena subjeknya adalah praktik seseorang, bukan substansi Islam itu sendiri.
 
“Ini lebih tepat sebagai judul buku agar tak meninggalkan polemik baru. Labelisasi Islam untuk person apalagi presiden akan meninggalkan dampak buruk yang panjang,” tandasnya.
 
Presiden, siapapun itu, urainya, selama negeri ini menerapkan sistem sekularisme, maka para pemimpin di negeri ini juga tak pernah menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sumber aturan dan perundang-undangan. 

“Dalam perspektif epistemologi Islam, agama adalah sistem nilai yang bersumber dari wahyu dan memiliki rujukan normatif yang tetap. Karena itu, penyandingan nama agama dengan figur politik memerlukan kehati-hatian agar tidak menimbulkan kesan bahwa substansi agama bergantung pada individu tertentu,” pungkasnya.[] Erlina
Via Nasional
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Jurnalis: Masjid Semestinya Menjadi Tempat yang Memberikan Ketentraman

Tanah Ribath Media- September 26, 2026 0
Jurnalis: Masjid Semestinya Menjadi Tempat yang Memberikan Ketentraman
TanahRibathMedia.Com— Menyikapi kasus kekerasan yang terjadi di sekitar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam beberapa waktu lalu, Jurnalis senior…

Most Popular

‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan

‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan

September 18, 2026
AI Canggih, Birokrasi Lumpuh: Bobrok Kapitalisme Sekuler Gagal Disembuhkan Teknologi

AI Canggih, Birokrasi Lumpuh: Bobrok Kapitalisme Sekuler Gagal Disembuhkan Teknologi

September 18, 2026
Migrasi Sukarela: Strategi Pengusiran Warga Gaza di Tengah Keputusasaan Zionis

Migrasi Sukarela: Strategi Pengusiran Warga Gaza di Tengah Keputusasaan Zionis

September 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan

‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan

September 18, 2026
AI Canggih, Birokrasi Lumpuh: Bobrok Kapitalisme Sekuler Gagal Disembuhkan Teknologi

AI Canggih, Birokrasi Lumpuh: Bobrok Kapitalisme Sekuler Gagal Disembuhkan Teknologi

September 18, 2026
Migrasi Sukarela: Strategi Pengusiran Warga Gaza di Tengah Keputusasaan Zionis

Migrasi Sukarela: Strategi Pengusiran Warga Gaza di Tengah Keputusasaan Zionis

September 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us