Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda OPINI Anak-Anak Gaza Target Genosida Zionis
OPINI

Anak-Anak Gaza Target Genosida Zionis

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Pudji Arijanti
(Pegiat Literasi untuk Peradaban)

TanahRibathMedia.Com—Komisi Penyelidik PBB merilis laporan mengejutkan. Israel dituduh sengaja menargetkan anak-anak Palestina. Ini genosida, kejahatan perang di Gaza dan Tepi Barat. Ratusan ribu anak menjadi korban penderitaan fisik dan mental. Lebih kejam lagi, pembunuhan ini terus berlanjut bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025. Menurut PBB, ini adalah strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan Palestina. Setiap hari Zionis membunuh satu anak Gaza. Masa depan anak Gaza terancam, ini merupakan genosida oleh Zionis. Namun, Israel menolak semua tuduhan dan menyebutnya fitnah (Bbc.com, 24 Juni 2026).

Tindakan Israel terhadap anak-anak Palestina memang dilakukan secara sengaja. Zionis menargetkan anak-anak Gaza sebagai bagian dari strategi genosida untuk menghabisi masa depan muslim Palestina. Ratusan ribu anak menjadi korban pembunuhan dan penderitaan fisik serta mental. Bagi Zionis, tidak ada kata "anak-anak harus dilindungi". Justru anak-anak harus dihabisi agar rakyat Palestina pupus. 

Menurut Komisi Penyelidik PBB, ini merupakan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang di Gaza dengan tujuan jelas: menghancurkan masa depan rakyat Palestina. Zionis melakukan segala cara, termasuk membunuh anak-anak, demi meraih tujuan mereka yaitu menguasai seluruh wilayah Palestina dan mewujudkan Israel Raya. Mereka tidak peduli dengan gencatan senjata maupun kecaman lembaga PBB. Lebih kejam lagi, pembunuhan ini masih terus berlanjut bahkan setelah gencatan senjata pada Oktober 2025.


Harapan Semu

Dunia tidak bisa berharap Zionis berbelas kasih, apalagi berharap pada bualan PBB yang terbukti gagal dengan puluhan resolusinya. Bahkan dunia Islam sekalipun sebagian penguasanya justru makin mesra dengan AS dan Zionis karena, terikat paham nasionalisme dan politik kapitalistik.

Oleh sebab itu, untuk membebaskan Palestina dari pendudukan Israel, sangat keliru jika harapan terus disandarkan kepada para penguasa nasionalis maupun kepada PBB. Paradigma negara-bangsa (nation-state) membuat setiap negara lebih berfokus pada kepentingan dan batas wilayahnya masing-masing. Sementara itu, berbagai upaya yang ditempuh melalui PBB tidak terwujud penyelesaian paripurna. Selama kondisi ini tidak segera dihentikan, kemerdekaan Palestina akan semakin kabur.


Khilafah Perisai Hakiki

Satu-satunya harapan membebaskan Palestina hanya pada Khilafah. Karena Khilafah menjawab kebuntuan dunia terhadap penyelesaian Palestina. Khilafah adalah satu-satunya institusi politik Islam yang akan mengerahkan kekuatan jihad fi sabilillah untuk mengalahkan Zionis dan membebaskan Palestina. Lebih dari itu, Khilafah akan mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi anak-anak Palestina. Mulai dari jiwa, kesehatan fisik dan mental, pendidikan, kesejahteraan, hingga seluruh aspek masa depan mereka akan dijamin. Oleh karena itu, menegakkan Khilafah adalah qadhiyah mashiriyah umat, persoalan hidup-mati yang wajib diperjuangkan penegakannya.

Anak-anak Gaza membutuhkan perlindungan hakiki. Yakni hidup merdeka tanpa desingan peluru dan tumbuh normal sebagaimana anak-anak di belahan dunia lainnya. Karena itu, perjuangan membebaskan Palestina adalah dengan hadirnya kepemimpinan Islam yang dapat menyatukan kekuatan tentara kaum Muslimin di seluruh dunia.

Wahai kaum Muslimin, Palestina butuh mobilisasi pasukan jihad sesungguhnya. Sebagaimana, pasukan pembebas yang dikirim Khalifah Umar bin Khattab dan Shalahuddin Al Ayyubi. Saatnya kaim Muslimin bersatu. Saatnya kembali ke Islam. Hanya Islam yang bisa mempersatukan umat. Sebab, umat yang bersatu akan lebih kuat menjaga kehormatan dan memperjuangkan keadilan bagi Palestina.
Palestina membutuhkan pembela yang memiliki kemampuan untuk menghadapi kekuatan lawan secara seimbang. Sehingga penjajahan segera hilang dari bumi Palestina. Allahu Akbar! 
Wallahu'alam bissawab.
Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us