Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda opini Imbas Perang, Harga BBM Terguncang
opini

Imbas Perang, Harga BBM Terguncang

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
22 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Najah Ummu Salamah 
(Komunitas Penulis Peduli Umat)

TanahRibathMedia.Com—Konflik antara Amerika Serikat - Israel dan Iran telah menimbulkan dampak yang signifikan kepada masyarakat global. Hal ini terjadi pasca Iran menutup selat Hormuz, sehingga menyebabkan lalu lintas perdagangan internasional terhambat. Salah satunya adalah pasokan energi berupa minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk ke berbagai wilayah lainnya. Upaya perundingan antara Amerika dan Iran juga masih menemui jalan buntu hingga saat ini dan penutupan selat Hormuz masih akan berlanjut (CNN Indonesia, 16-4-2026).

Pasokan BBM Menipis

Kenaikan harga minyak global dan terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah ke Indonesia juga berdampak signifikan. Meskipun, saat ini pemerintah hanya menaikkan harga BBM nonsubsidi, namun telah terjadi panic buying di tengah isu kenaikan harga BBM tersebut. Di berbagai kota sempat terjadi antrean yang panjang hingga berjam-jam di beberapa SPBU. Selain itu harga BBM eceran juga mengalami lonjakan harga yang tinggi.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, pemerintah akhirnya menaikkan anggaran APBN untuk menambal subsidi BBM. Namun saat ini pemerintah hanya bisa memastikan strategi ini akan bertahan beberapa minggu kedepan saja. Jika selat Hormuz masih juga belum dibuka, dan kapal tanker milik Pertamina masih belum mendapatkan izin dari pihak Iran untuk melintas, maka pemerintah akan bersiap dengan kebijakan baru yaitu membatasi pembelian BBM untuk kendaraan roda empat, pembelajaran daring, work from home (WFH), serta mengurangi jumlah hari untuk MBG demi menghemat penggunaan BBM.

Di tengah krisis energi dunia sebagai akibat konflik global, pemerintah juga mengalami dilema. Jika menaikkan harga BBM bersubsidi, sudah bisa dipastikan akan terjadi inflasi besar-besaran. Naiknya harga bahan-bahan kebutuhan masyarakat, daya beli menurun, juga berimbas pada lesunya pasar dan gejolak sosial. Jika APBN terus terkuras untuk menambal subsidi BBM, maka akan terjadi defisit anggaran yang besar. Lalu rakyat juga yang akan menanggung beban pajak dan pembayaran utang negara.

Meskipun Indonesia kaya akan sumber daya energi, namun negeri kita masih bergantung pada pasokan impor minyak dari Timur Tengah untuk mencukupi kebutuhan BBM dalam negeri. Isu global akan selalu berdampak pada pasokan energi dan harga BBM dalam negeri. Sehingga membuat rakyat sulit mendapatkan BBM dan menjangkaunya jika harga minyak dunia terus mengalami kenaikan. Angka Inflasi juga dipastikan akan terus mengalami kenaikan.

Khatimah 

Inilah gambaran sebuah negeri yang sangat tergantung pada impor komoditas strategis seperti BBM dan energi dari luar. Kebijakan politik dan ekonominya pasti akan terguncang jika ada sentimen global. Kemandirian energi akan sulit terealisasi jika Indonesia dan negeri-negeri muslim lainnya masih dalam sekat nasionalisme. Sekat inilah yang akan menghalangi distribusi kekayaan alam secara merata.

Di satu sisi potensi kekayaan alam negeri-negeri muslim sejatinya sangat melimpah ruah. Apalagi kawasan Timur Tengah kaya dengan potensi minyak dan gas alam cair yang akan mampu mencukupi kebutuhan seluruh kaum muslimin dari berbagai kawasan. Oleh karenanya pemenuhan kebutuhan energi berupa minyak dan gas alam akan sangat mudah jika negeri-negeri kaum muslimin tergabung dalam satu kesatuan institusi khilafah. Dengan segala potensi tersebut, khilafah akan menjadi negara yang independen. Sehingga kebukan politik dan ekonominya tidak akan terguncang oleh sentimen global. 

Kebijakan energi akan dilakukan oleh Khalifah semata untuk ri'ayah atau mengurusi kepentingan umat. Bukan untuk sesuatu yang sia-sia apalagi mudhorot. Sehingga Khalifah tetap akan menekan kebijakan menghemat energi dan memaksimalkannya untuk kebutuhan rakyat serta kepentingan jihad fii sabilillah. Selain itu, Khalifah juga akan membuat kebijakan pengembangan energi selain minyak seperti nuklir, tenaga surya dan lainnya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan energi negara adidaya. 
Wallahu 'alam bi showab.
Via opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us