Straight News
Jurnalis: Negara Harus Membenahi Sistem Pengelolaan Hutan dan Sumber Daya Alam
TanahRibathMedia.Com—Menyoroti kasus karhutla yang terjadi di mana-mana, Jurnalis senior Joko Prasetyo mengatakan negara harus membenahi sistem pengelolaan hutan dan sumber daya alam.
"Negara harus membenahi sistem pengelolaan hutan dan sumber daya alam," sebagaimana rilis yang diterima oleh Tanah Ribath Media pada Rabu (26-8-2026).
Om Joy, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dalam pandangan Islam, hutan termasuk milkiyyah 'ammah (kepemilikan umum).
"Karena itu, pengelolaannya tidak boleh diserahkan melalui konsesi hutan yang sangat luas kepada swasta, apalagi pihak asing, untuk dikuasai dan dieksploitasi demi keuntungan mereka," paparnya.
Selanjutnya, ia mengutip salah satu hadits Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah.
"Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara: padang rumput, air dan api," kutipnya.
Hadis tersebut, kata Om Joy, menjadi dasar bahwa terdapat sumber daya yang menjadi milik umum dan tidak boleh dikuasai oleh individu atau kelompok tertentu.
Kalaupun terdapat kebutuhan melakukan deforestasi, imbuhnya, seperti pertambangan, perkebunan monokultur sebagai bahan baku kertas atau CPO, dan kebutuhan strategis lainnya, maka pengelolaan kawasan yang menjadi milkiyyah 'ammah tersebut berada di tangan negara.
"Negara tidak boleh menyerahkannya begitu saja kepada swasta untuk dikuasai," tegasnya.
Menurutnya, solusi karhutla dalam pandangan Islam bukan sekadar memadamkan api setelah kebakaran terjadi, tetapi menghilangkan akar persoalannya.
"Memastikan sumber daya alam dikelola sesuai syariat, mencegah penguasaan oleh segelintir pihak, melindungi lingkungan, dan memastikan hasilnya kembali kepada seluruh rakyat," pungkasnya.[] Nur Salamah
Via
Straight News
Posting Komentar