PUISI
Jabal Rahmah, Pertemuan Cinta yang Lama Terpisah
Oleh: Kartika Soetarjo
TanahRibathMedia.Com—Langkah gontai bertongkat sesal, pelan melangkah.
Getar dada, malu jiwa, menuntun wajah menengadah.
Tersiksa sakit karena sang kekasih terpisah.
Tak bisa menuduh siapa yang salah.
Ini, buah dari iman yang sedikit goyah.
Bagaimana tidak percaya?
Si pembujuk mengatasnamakan Allah yang Maha Mulia.
India - Jeddah.
Dua tempat nan jauh terpisah.
Menumbuhkan rindu yang membuncah.
Ratusan tahun, gunung, bukit, pasir gersang ditempuh.
Melewati puluhan fatamorgana berkawan peluh.
Penyesalan yang hebat, mengikat erat kuatnya tobat.
Hembusan, dan helaan napas adalah permohonan maaf.
Ribuan purnama pun terlewati.
Cinta nan terpisah itu akhirnya dirangkul ampunan Rabbul Izzati.
Langkah yang tak henti saling mencari, dibimbing-Nya.
Merapat, menuju bukit yang sama.
Jabal - Rahmah...
Romantika dua insan yang lama berselimut lara, berganti bahagia.
Merenda kasih menyulam asa, menata hidup dalam Syariat-nya
Jabal Rahmah
Saksi Dua cinta yang lama terpisah
Saksi dua insan yang sepenuhnya berserah
Saksi tobat yang tak pernah jeda, untuk satu cela.
Nabi Adam, dan Bunda Hawa.
Figur, tobat nasuha yang berbuah bahagia.
Upaya kuat menuntun langkah pada muara.
Di mana rindu tak lagi menyisakan lara.
Kini, jemari bertaut menghapus air mata.
Bersama melangkah menuju Surga yang sama.
Di atas bukit batu yang gersang dan tua.
Cinta mereka mekar abadi selamanya.
Bukan sekadar rindu dua manusia.
Tapi pelukan takdir yang diridhai Sang Maha Kuasa.
Jabal Rahmah, 10 Agustus 2026
Via
PUISI
Posting Komentar