Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda OPINI Kesatuan Negeri Muslim: Kekuatan Menghadapi Hegemoni Global
OPINI

Kesatuan Negeri Muslim: Kekuatan Menghadapi Hegemoni Global

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
24 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Fakta perang antara AS-Israel dan Iran menunjukkan bahwa kekuatan negara adidaya ternyata tidak mutlak. Meskipun Iran hanya satu negeri muslim, AS dan Israel tidak mampu dengan mudah menundukkannya. Bahkan diberitakan bahwa “Iran berhasil memaksakan supaya Amerika menerima 10 persyaratan yang diminta (AntaraNews, 12 April 2026).

Hal ini menunjukkan bahwa Iran tetap memiliki posisi tawar di tengah tekanan militer dan politik dari kekuatan besar dunia. Di sisi lain, AS juga tidak berhasil memaksa seluruh sekutunya untuk terlibat langsung dalam konflik tersebut. Namun fakta lain yang memprihatinkan adalah masih adanya sebagian penguasa negeri muslim yang justru berpihak kepada AS, sehingga memperlihatkan rapuhnya solidaritas politik di dunia Islam. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi kekuatan umat Islam sebenarnya besar, tetapi terhambat oleh perpecahan dan loyalitas kepada kepentingan asing.

Dari fakta tersebut terlihat bahwa AS dan Israel tidak sekuat citra hegemoni global yang selama ini dibangun. Iran membuktikan bahwa keberanian politik dan keteguhan sikap mampu memberikan tekanan terhadap negara adidaya. Hal ini juga menegaskan bahwa hubungan antarnegara dibangun atas dasar kepentingan, bukan loyalitas abadi ataupun akidah Islam.

 Sayangnya, keberpihakan sebagian penguasa muslim kepada Barat justru melemahkan posisi umat Islam secara keseluruhan. Perpecahan politik negeri-negeri muslim adalah celah yang dimanfaatkan kekuatan besar untuk mempertahankan dominasi atas dunia Islam. Padahal bila umat bersatu, negeri-negeri muslim memiliki sumber daya strategis dan kekuatan geopolitik yang dapat menjadi kekuatan baru di kancah dunia sebagaimana firman Allah Swt. pada surat Al-Imran 110:

"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah."

Karena itu, diperlukan konstruksi kesadaran politik umat bahwa persatuan negeri-negeri muslim merupakan kebutuhan mendesak. Kesatuan itu tidak cukup dibangun dengan kerja sama pragmatis, tetapi harus dilandasi aqidah Islam sebagai fondasi politik yang menyatukan visi, kekuatan ekonomi, dan pertahanan umat yang diikat dalam institusi Khilafah Islam sebagai mekanisme pemersatu negeri-negeri muslim. Dengan kekuatan persatuan yang terorganisasi melalui jihad dan khilafah, umat Islam akan mampu menjadi kekuatan global yang disegani dan membawa rahmat bagi dunia melalui dakwah, jihad dan penerapan syariat Islam secara kaffah.

Perang AS-Iran memberikan pelajaran besar bahwa hegemoni global dapat dilawan ketika ada keberanian dan kekuatan politik. Jika satu negeri muslim saja mampu memberi tekanan kepada negara adidaya, maka persatuan seluruh negeri muslim melalui institusi khilafah akan menjadi kekuatan yang jauh lebih besar. Kebangkitan umat hanya dapat terwujud melalui persatuan politik yang berlandaskan akidah dan penerapan syariat secara menyeluruh, sehingga umat Islam mampu menjaga akidah, kedaulatan, dan membela umat Islam lain yang tertindas. Dengan demikian, kesatuan umat bukan hanya cita-cita ideal, tetapi merupakan jalan strategis untuk menghadirkan kemuliaan Islam dan rahmat bagi seluruh alam. 

Wallahualam bisshawab

Yelly
(Sahabat Tanah Ribath Media) 

Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us