Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SP Perundungan Tidak Bisa Diatasi hanya dengan Nobar
SP

Perundungan Tidak Bisa Diatasi hanya dengan Nobar

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
19 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Perundungan atau bullying adalah tindakan menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain secara sengaja dan berulang-ulang baik secara fisik, verbal maupun sosial. Tindakan bullying dapat terjadi di berbagai lingkungan seperti sekolah, pondok pesantren,tempat kerja, atau dunia maya. Namun tindakan ini kerap terjadi di kalangan remaja.

Untuk mengatasi masalah perundungan ini, sejumlah pelajar tingkat SD dan SMP di Tanjungpinang mendatangi XXI TCC Mall pada Rabu (5-11-2025) untuk nobar (nonton bareng) Film Cyberbullying yang mengisahkan tentang seorang remaja putri yang menjadi korban perundungan. Film ini menyoroti dampak psikologis yang dialami korban dan perjuangannya untuk bangkit kembali.

Film Ciberbullying ini merupakan garapan DL Entertaiment yang dibuat untuk menguatkan Pendidikan dan menjadi program pemerintah dalam penguatan pendidikan karakter untuk mencegah perundungan dan tindak kekerasan di satuan pendidikan seluruh Indonesia (TribunBatam.id, 5-11-2025).

Benarkah nobar dapat mengatasi masalah perundungan? Atau justru sebaliknya, malah menimbulkan masalah baru? Nonton bareng dalam dalam satu ruangan yang tertutup dan gelap serta bercampur baur laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya akan memudahkan jalan untuk bermaksiat.

Perundungan tidak akan bisa ditangkal hanya dengan nobar. Film hanya memberikan panduan praktis tentang apa yang harus dilakukan untuk menghentikan perundungan secara efektif dalam situasi nyata. Penonton mungkin menyadari masalahnya tetapi tidak tahu langkah spesifik apa yang harus diambil.

Sebaliknya film yang menormalisasi kekerasan dan perilaku agresif justru dapat mendorong perilaku perundungan di kalangan penonton yang mudah terpengaruh jika tidak ada pengawasan yang tepat.
Dalam Islam merendahkan orang lain adalah tindakan dosa, Allah Swt. berfirman dalam Al Qur'an surat Al hujurat ayat 11 yang artinya:
“Wahai orang orang beriman janganlah suatu kaum mengejek kaum yang lain,boleh jadi kaum yang diejek itu lebih baik daripada kaum yang mengejek.”
Seorang Muslim yang berkepribadian Islam tidak akan mudah melakukan perundungan sebab standar perbuatannya adalah hukum syariat, bukan hawa nafsu. Di dalam Islam sangat menekankan etika, kasih sayang, dan keadilan. Ajaran Islam melarang perbuatan yang menyakiti orang lain baik secara fisik maupun verbal.

Perundungan adalah tindakan kejahatan yang ada sanksinya di dalam Islam yaitu:

1. Ta'zir, adalah sanksi yang hukumannya tidak ditentukan secara spesifik dalam Al Qur'an atau Hadis sehingga Hakim berwenang menetapkan kadarnya. Sanksi ini bentuknya bisa berupa teguran, denda, penjara, atau hukuman fisik yang tidak sampai mencederai tergantung tingkat keparahan perbuatannya yang bertujuan untuk memberikan efek jera dan mencegah terulangnya perbuatan tersebut.

2. Qisas, adalah sanksi setimpal yang berlaku untuk perbuatan yang menyebabkan hilangnya anggota tubuh atau nyawa.

3. Hudud, adalah sanksi yang telah ditetapkan secara pasti dalam Al Qur'an dan Hadis, diterapkan jika perundungan melibatkan tindakan pidana tertentu yang telah memiliki sanksi hudud seperti pencurian.

Inilah tangkal ampuh yang diterapkan oleh Islam untuk menyelesaikan masalah perundungan, bukan dengan cara nonton bareng seperti yang dilakukankan oleh sistem sekuler kapitalisme. Hukum ini hanya dapat diterapkan oleh sistem Islam dalam naungan khilafah yang mengharuskan semua pihak bertanggung jawab terhadap anak mulai dari keluarga, masyarakat, dan negara untuk bekerja sama sehingga anak hidup didalam lingkungan yang aman dan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Wallahu'alam.

Indra Azhura
(Pemerhati Generasi)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us