Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda OPINI Ironi Negeri yang Kaya Sumber Batu Bara
OPINI

Ironi Negeri yang Kaya Sumber Batu Bara

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
03 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Siti Rahmah, S. Ak
(Pemerhati Kebijakan Publik)

TanahRibathMedia.Com—Batu bara merupakan sumber daya yang penting bagi Indonesia. Selain sebagai sumber energi utama untuk pembangkit listrik nasional, industri batu bara juga berkontribusi sekitar 3,6% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia (IESR, 2023). Dengan cadangan batu bara yang melimpah, Indonesia terus menjadi pemain utama dalam produksi dan ekspor batu bara. Karena Indonesia sangat kaya akan batu bara, menjadikannya salah satu negara dengan cadangan dan produksi terbesar di dunia. Cadangan batu bara Indonesia tercatat mencapai sekitar 38,8 miliar ton, dengan sebagian besar terkonsentrasi di Kalimantan dan Sumatera.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sendiri mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi 45℅ penyumbang total batu bara yang ada di dunia. Beliau juga mengungkapkan total konsumsi batu bara di dunia saat ini berkisar 8-9 miliar ton per tahun. Namun, kisaran yang diperdagangkan di pasaran adalah 1,3 miliar - 1,4 miliar ton per tahunnya. (www.cnbcindonesia.com, 15-10-2025).

Ironis

Negeri ini kaya akan sumber alam termasuk batu bara, namun memang ironis ketika mayoritas penduduk nya jauh dari kata sejahtera. Hal ini ternyata ironis dengan kondisi kelistrikan yang ada di Indonesia saat ini. Mulai dari mahalnya tarif listrik, beberapa wilayah yang masih ada pemadaman, hingga masih banyaknya rumah tangga yang belum teraliri listrik. Berdasarkan data terbaru yang tersedia hingga Juni 2025, sekitar 1,28 juta rumah tangga di Indonesia belum memiliki akses listrik—yang setara dengan 1,49% dari total 86,6 juta rumah tangga nasional. Jumlah ini tersebar di 10.068 lokasi, mencakup wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara, hingga berbagai provinsi di kawasan timur Indonesia.

Pemerintah sendiri dari tahun ke tahun mengeluhkan beban subsidi yang terus meningkat hingga memberatkan keuangan negara dan tidak tepat sasaran. Akibatnya, rakyat senantiasa dihantui ketakutan akan kenaikan tarif listrik yang setiap saat bisa saja pemerintah terapkan. Padahal, sebagian besar pembangkit listrik kita (67%) menggunakan batu bara yang merupakan sumber daya alam milik bangsa sendiri.

Semua ini terjadi karena sistem yang diadopsi saat ini adalah sistem kapitalisme. Dalam sistem ini sumber kekayaan alam boleh dimiliki atau dikelola oleh pemilik modal. Pemerintah bertindak hanya sebagai fasilitator yang membuat regulasi-regulasi yang selalu mengutamakan kepentingan pengusaha. Ironisnya juga rakyat malah dijadikan sasaran konsumen dalam sistem kapitalisme. Maka tak heran walaupun negeri ini kaya tambang batu bara, tetapi tidak dirasakan manfaatnya secara keseluruhan oleh rakyat.

Islam Solusinya

Dalam Islam batu bara merupakan sumber daya alam yang termasuk kedalam kategori kepemilikan umum. Sehingga tambang batu bara wajib dikelola penuh oleh negara dan hasil manfaatnya akan dikembalikan kepada rakyat. Negara akan melarang adanya keterlibatan investor swasta maupun asing dalam pengelolaan tambang tersebut. Jikapun dibutuhkan tenaga ahli hanya sebatas kontrak kerja, bukan pembagian hasil.

Dengan mandirinya daulah Islam dalam pengelolaan tambang batu bara maka hasilnya pun akan mengisi kas negara. Sehingga negara bisa memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Ketika sandang, pangan, papan, pendidikan,keamanan dan kesehatan semua terpenuhi. Begitupula dengan berbagai fasilitas umum lainnya, pasti akan bisa dipenuhi dengan tarif yang murah bahkan bisa jadi gratis. Maka, hanya dengan kembali menerapkan sistem islam di muka bumi ini, segala sesuatu akan teratasi.
Waallu'alam bisshawab.
Via OPINI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us