Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Motivasi Menulis Bukan Sekadar Opini, Tapi Menyiapkan Jalan ke Surga
Motivasi

Menulis Bukan Sekadar Opini, Tapi Menyiapkan Jalan ke Surga

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
16 Jul, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Nabila Zidane
(Jurnalis) 

TanahRibathMedia.Com—Di zaman sekarang, nulis itu gampang. Buka HP, buka notes, ketik. Tapi yang sulit itu niatnya. Mau nulis buat apa? Kalau cuma buat status galau atau nyindir kaum julid di seberang sana, yah sayang sekali! 

Coba deh kita alihkan niat dan jemari ini untuk sesuatu yang lebih keren, seperti menulis dakwah, menyebarkan kesempurnaan ilmu Allah, menyentuh hati, dan membuka jalan amal jariyahmu sendiri. Mumpung masih di dunia, tinggalkan jejakmu berupa tulisan yang akan membuatmu bahagia di alam sana.

Imam Ibnul Jauzi, seorang ulama dan penulis produktif dari abad ke-6 H, yang pernah berkata,

"Aku melihat bahwa pena lebih awet dari lisan. Maka aku menulis sesuatu yang aku harap pahalanya tetap mengalir meskipun aku sudah di dalam kubur."

Juga selaras dengan semangat amal jariyah, sebagaimana sabda Nabi saw.,

"Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)

Seneng gak tuh, saat tau bahwa menulis bisa jadi ladang amal?
Bayangin, tulisanmu dibaca seseorang, lalu dia jadi sadar dan berubah kemudian ngajak orang lain berubah. Semua pahala ngalir ke kamu, padahal kamu udah tidur, atau bahkan udah meninggal dunia. 

Rasulullah saw. bersabda,

"Sampaikan dariku walau satu ayat." (HR. Bukhari)

Satu ayat aja disuruh sampaikan. Lah, kita bisa nulis paragraf panjang. Masa iya kalah semangat sama orang yang nulis caption jualan online tiap hari?

Ingat, bukan tulisan paling puitis yang dapat pahala, tapi tulisan paling ikhlas dan kalau bisa lucu dan nonjok ya bonus. Karena dakwah zaman sekarang butuh sentilan yang santun dan sindiran yang syar’i. 

Tapi, aku gak punya banyak followers.

Bro, yang penting bukan followers, tapi follow Allah dan RasulNya. Karena yang menilai bukan netizen, tapi malaikat pencatat amal. Lagian, siapa tahu tulisanmu nyangkut di explore, nyebar di grup WhatsApp emak-emak, lalu sampai ke hati orang yang tepat. Allah yang atur jangkauan sinyalnya, kita cukup nulis dengan niat yang benar.

Menulis Jihad Lewat Pemikiran

Dakwah itu gak harus pakai toa di jalan. Lewat tulisan pun bisa. Bahkan kadang tulisan lebih menusuk daripada ceramah. Karena orang bisa baca berulang kali sambil mikir,

"Ih... ini kayak ngomongin aku deh."

Dan ingat, dalam sistem Islam (khilafah), dakwah itu wajib, bukan pilihan. Menulis jadi salah satu cara soft power umat. Bukan buat viral, tapi buat nyalakan cahaya Islam di zaman yang makin gelap karena konten sampah unfaedah dan pemikiran sesat, seperti liberal dan sekuler.

Oleh karena itu, jangan nunggu sempurna buat mulai nulis. Mulailah nulis, biar Allah yang menyempurnakan hasilnya.
Karena siapa tahu tulisan recehmu hari ini bisa jadi penyelamat di akhirat nanti dan kalau suatu hari orang bilang,

"Gara-gara tulisanmu aku hijrah..."

Hati-hati ya, bisa nangis bahagia tuh!

#MenulisUntukRidaAllah
Via Motivasi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Desember 20, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Desember 20, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us