Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Hakikat Kemerdekaan untuk P4lestin4
Opini

Hakikat Kemerdekaan untuk P4lestin4

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Jun, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Naila Ahmad Farah Adiba 
(Siswi MAN Batam)

TanahRibathMedia.Com—Pengakuan P4lestin4 sebagai sebuah negara tidak menjadi tanda berhentinya genosida. Ya, beberapa waktu yang lalu, beberapa negara mengakui eksistensi negara P4lestin4, namun hal itu bukan bukti bahwa genosida sudah berhenti. Bahkan makin hari makin tak manusiawi. 

Pembantaian massal yang dilakukan, rasa-rasanya makin meremukkan jiwa kaum muslimin. Setiap hari pemandangan menyedihkan itu harus kita saksikan. Namun untuk bergerak mengulurkan bantuan saja, kita enggan.

Zionis laknatullah 'alaih itu seolah tak punya hati nurani. Anak-anak dan bayi tak berdosa pun turut dihabisi, kehormatan diri dirampas. Bahkan menghancurkan berbagai bangunan tanpa henti.

Ini bukanlah peperangan karena agama, melainkan genosida. Berawal dari Gaza, hingga makin hari makin meluas. Bahkan hingga ke kota Rafah, yang letaknya di sebelah selatan jalur Gaza, P4lestin4. Kota yang pada awalnya dijamin oleh Zionis Yahudi sebagai tempat teraman, malah dibombardir habis-habisan. 

Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan dalam benak. Mengapa hal ini bisa terjadi? Yang pertama adalah tidak pekanya seorang muslim dengan masalah saudara muslim lainnya. Mereka menganggap bahwa genosida ini adalah permasalahan masing-masing setiap negara. Sehingga di luar negara tersebut tidak perlu untuk menolongnya. 

Hal ini bersumber dari pola pikir masyarakat yang telah teracuni dengan pemikiran nasionalisme yang dilancarkan Barat melalui misi misionaris yang menyebarkan paham tersebut. Ini menjadikan kaum muslimin tercerai berai dan abai terhadap masalah yang terjadi. Padahal umat muslim satu dengan yang lainnya itu ibarat satu tubuh, yang apabila anggota tubuh lain merasakan sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan kesakitan yang sama.

Namun nyatanya, hal itu hanya angan semata. Kaum muslimin bungkam dan memilih diam. Padahal diam bukanlah emas di masa genting seperti saat ini. Bahkan pemimpin negeri-negeri muslim juga seolah tak mau ambil pusing. Mereka mengatakan bahwa itu adalah permasalahan pribadi masing-masing negera. 

Inilah yang terjadi ketika tidak adanya junnah atau perisai yang melindungi. Kaum muslimin dihabisi tanpa henti. Usaha yang kita lakukan selama ini bukanlah hal yang sia-sia. Namun bukan solusi tuntasnya sebuah permasalahan dan genosida yang kini terjadi.

Oleh karenanya, solusi tuntas untuk genosida yang kini tengah terjadi di P4lestin4 adalah kirimkan tentara yang akan balik melawan tentara Zionis Yahudi. Namun, hal itu mustahil terwujud jika sistem yang saat ini diterapkan adalah sistem demokrasi. 

Maka, sudah seharusnya kita sebagai pemuda muslim yang memiliki amanah di pundak kita, yakni menjadi agent of change, atau agen perubahan, untuk terus berjuang dan berkorban menyebarkan agama Islam ke seluruh penjuru alam. Hingga kelak syariat Islam sempurna diterapkan.

Hanya di dalam naungan Daulah Islam-lah keadilan dan kesejahteraan itu bisa didapatkan bagi seluruh umat dan masyarakat. Sehingga kelak, daulah-lah yang akan mengirimkan tentara atau pasukan yang akan membebaskan P4lestin4 dari cengkeraman Zionis Yahudi laknatullah 'alaih.

Teruslah berjuang, hingga kelak syariat Islam secara sempurna diterapkan dan dunia aman dan tentram di bawah naungan Daulah Islam. Wallahu a'lam bish showwab
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us