Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Nafsiah Hikmah Ramadan: "Temu Kangen (Reunian)"
Nafsiah

Hikmah Ramadan: "Temu Kangen (Reunian)"

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
03 Apr, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Maman El Hakiem
(Sahabat Tanah Ribath Media) 

Hari Kelima belas Ramadan

TanahRibathMedia.Com—Ramadan, bulan penuh berkah dan ampunan, adalah waktu di mana kaum muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk pengendalian diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.. Selain menjalankan ibadah, Ramadan juga menjadi momen bagi orang-orang yang beriman untuk merefleksikan nilai-nilai kebaikan, saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi.

Salah satu tradisi yang sering terjadi selepas Ramadan, tepatnya dalam rangka memanfaatkan momen Lebaran sering digunakan untuk acara  reunian atau temu kangen, baik antarteman sekolah  maupun kerabat yang jauh.  Namun, dalam suasana kegembiraan tersebut, sering kali terjadi pelanggaran terhadap hukum syariat Islam, biasanya terjadi ikhtilat (campur baur), yaitu interaksi antarlawan jenis tanpa disertai mahramnya.

Adanya ikhtilat, baik dalam bentuk acara makan bareng,  foto bareng atau aktivitas lain yang menjurus pada pergaulan bebas, dapat membawa dampak negatif bagi individu dan masyarakat. Dalam Islam, menjaga batasan antara laki-laki dan perempuan adalah suatu kewajiban, hal ini dapat mencegah terjadinya perbuatan zina dan melindungi kehormatan perempuan dan keluarga.

Hal ini sangat penting mengingat dalam Islam, terdapat beberapa dalil yang menegaskan batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan, di antaranya:
 
Allah Swt. dalam Surah An-Nur (24:30-31), memerintahkan kepada orang-orang mukmin laki-laki untuk menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya, begitu pula kepada wanita muslimah agar menutup auratnya dan tidak menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa terlihat. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga pandangan dan aurat sebagai bagian dari batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan.

Kemudian dalam hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda: "Sesungguhnya aku tidak akan tinggal lebih lama lagi, dan kamu akan mendapati wanita-wanita yang dapat membuka auratnya (di hadapan laki-laki) dengan bebas, dan dinding-dinding rumah yang ada pada hari kiamat akan dihapuskan." (HR Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan dalil-dalil di atas, dapat disimpulkan bahwa Islam mengajarkan untuk menjaga batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan dengan menjaga pandangan, menjaga aurat, dan menghindari pergaulan bebas yang dapat membawa pada perbuatan dosa. 

Selain itu,  acara temu kangen tidak jarang menimbulkan kecemburuan sosial karena  disertai pamer kekayaan atau status sosial yang mencerminkan kesuksesan materiel. Mereka yang telah hidup sukses sering merasa arogan dan ekslusif.  Hal ini merupakan perilaku yang dapat mengganggu keharmonisan hubungan persaudaraan. Islam mengajarkan untuk bersikap rendah hati, dan tidak membanggakan harta atau kedudukan dalam pergaulan sosial. Bahkan, lebih dari itu menekankan pentingnya sikap dermawan, dan peduli terhadap sesama.

Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalani hidup sesuai dengan ajaran syariat Islam.  Melalui kesadaran dan pendekatan yang penuh kasih sayang dapat mengukuhkan tali persaudaraan.

Dengan demikian, hikmah Ramadan dalam konteks reunian atau temu kangen pada hari Lebaran adalah kesempatan untuk menyucikan interaksi sosial, mempererat tali persaudaraan, dan memperbaiki perilaku agar lebih sesuai dengan syariat Islam dalam mewujudkan makna ketakwaan yang sesungguhnya. 

Wallahu'alam bish Shawwab.
Via Nafsiah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us