Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
Tanah Ribath Media
Pasang Iklan Murah
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Telusuri
Beranda Opini Derita Umat Islam Tanpa Sang Junnah
Opini

Derita Umat Islam Tanpa Sang Junnah

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
27 Nov, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Wida Nusaibah
(Pemerhati Masalah Global)

TanahRibathMedia.Com—Penjajahan rakyat Palestina oleh kaum Zionis Yahudi belum berakhir dan telah menyayat luka yang begitu dalam bagi umat Islam di dunia. Bukannya reda, derita umat Islam justru kian parah dengan kondisi umat Islam di negara lain yang tak kalah memprihatinkan. Sebut saja etnis Rohingya yang hingga kini juga belum mendapatkan kepastian akan nasibnya. Bahkan, mereka harus mengungsi karena terusir dari negerinya hingga terkatung-katung di lautan lepas hendak mencari perlindungan kepada negara satu ke negara lain yang mau menampung mereka, termasuk berharap kepada Indonesia.

Seperti dikatakan oleh Koordinator Kontras Aceh Azharul Husna, bahwa imigran etnis Rohingya berdatangan di kawasan Kabupaten Pidie sebanyak 346 orang dan sebanyak 346 orang di Bireuen, Aceh sejak 14 November 2023. Mereka datang dari jalur laut menggunakan kapal. Warga sekitar telah membantu mereka. Akan tetapi, setelah diberi bantuan, para pengungsi etnis Rohingya diminta kembali ke kapal mereka. (Tirto.id, 16-11-2023). 

Berbagai penolakan yang dilakukan oleh beberapa negara tujuan kepada para pengungsi etnis Rohingya menyebabkan mereka terlunta-lunta tanpa kejelasan nasib selanjutnya. Dunia pun tidak memberikan solusi tuntas. Apalagi tidak semua negara meratifikasi konvensi tentang pengungsi termasuk Indonesia. Semua ini akibat nasionalisme yang menjadikan negara egois tidak mau menanggung hidup yang bukan warga negaranya. 

Selain itu, negara yang dituju hanya bersedia menjadi tempat singgah sementara, memberi bantuan yang bersifat sementara. Setelah diberi bantuan, para pengungsi diminta pergi entah ke mana. Begitu pula yang diberikan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan yang hanya memberikan bantuan berupa bahan pangan yang pastinya juga akan habis pada waktunya. Padahal, yang para pengungsi butuhkan bukan sekadar pertolongan sementara waktu maupun makanan. Namun, mereka butuh pertolongan yang akan menjamin kehidupan mereka selanjutnya. Mereka butuh tempat tinggal yang aman, butuh perlindungan, dan butuh dipenuhi kebutuhannya. Ya, yang mereka butuhkan sama dengan yang dibutuhkan oleh manusia pada umumnya. Mereka hanya butuh dimanusiakan. 

Persoalan penting lain yang terjadi adalah kaum etnis Rohingya saat ini tidak memiliki status kewarganegaraan atau Stateless. Mereka juga memiliki resiko menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sungguh, saat ini penderitaan yang mereka alami adalah akibat tidak punya perisai. Mereka tidak memiliki junnah yang akan melindungi mereka yakni negara.

Permasalahan etnis Rohingya tentu tak mampu diatasi oleh individu, kelompok masyarakat, maupun lembaga sosial untuk memberikan pertolongan dan perlindungan. Akan tetapi, Rohingya harus diurus oleh negara yang akan menjadi perisai bagi mereka. Oleh karena itu, sangat penting saat ini untuk mewujudkan keberadaan perisai tersebut, yakni sebuah negara yang akan memberikan perlindungan tanpa ada sekat negara bangsa. Negara perisai yang akan memberikan jaminan keamanan baik nyawa, harta, maupun kehormatan setiap warga negaranya di manapun berada, apalagi bagi yang mendapatkan kezaliman seperti Rohingya. 

Negara mana lagi yang mampu mewujudkan perlindungan seutuhnya kepada setiap warga negaranya selain Khil4f4h. Dengan tegaknya Khil4f4h, maka etnis Rohingya akan mendapatkan jaminan keamanan dan perhatian termasuk kewarganegaraan. Khil4f4h akan mengurus etnis Rohingya, sehingga mereka tidak akan lagi terkatung-katung nasibnya. 

Khil4f4h Islam adalah Sang Junnah yang akan menjadi perisai dan pelindung bagi setiap warga negaranya baik muslim maupun non-muslim. Khil4f4h juga akan membela dengan mengerahkan kekuatan optimal pada negara yang melakukan kezaliman kepada warga negaranya. Sebab, darah kaum muslimin harus dijaga kemuliaannya di manapun berada. 

“Hilangnya dunia, lebih ringan bagi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak.” (HR Nasai 3987, Turmudzi 1455, dan dishahihkan al-Albani).

Begitulah, keberadaan Khil4f4h akan mengatasi problematika pengungsian sampai ke akarnya. Apa yang menyebabkan mereka mengungsi akan diselesaikan, sehingga tak akan lagi ada kaum muslimin yang nasibnya terlunta-lunta akibat terusir dari tempat tinggalnya oleh kaum yang zalim. Ya, Khil4f4h akan sekuat tenaga atas landasan keimanan terhadap Allah Swt. untuk mengentaskan kaum muslimin dari penderitaan. 

Wallahu a'lam!
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Maret 10, 2026
Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Maret 10, 2026
Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Maret 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Terhubung tapi Terasing: Mengungkap Kesepian akibat Media Sosial di Era Kapitalisme Liberalisme

Oktober 02, 2025

Popular Post

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat dan Suburnya Ketidakadilan, Dampak Sistem Sekuler

Maret 10, 2026
Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Aneh, MBG tetap Jalan Meski di Bulan Ramadan

Maret 10, 2026
Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Kekerasan Aparat, Cermin Gagalnya Sistem Sekuler

Maret 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us