Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SP Hardiknas dan Potret Dunia Pendidikan yang Memprihatinkan
SP

Hardiknas dan Potret Dunia Pendidikan yang Memprihatinkan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
11 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



TanahRibathMedia.Com—Berita buruk di dalam dunia pendidikan seolah tidak ada hentinya. Baru beberapa bulan di tahun 2026 banyak peristiwa yang memprihatinkan terjadi. Dari kasus pelajar dikeroyok sesama pelajar hingga tewas, modus joki UTBK, kasus pelecehan di kampus ternama hingga penghinaan oleh siswa terhadap guru. Kasus seperti ini tidak hanya terjadi satu dua kasus namun terus terjadi berulang-ulang di berbagai wilayah. Ini menunjukkan potret dunia pendidikan yang buram dan memprihatinkan.

Dikutip dari detik.com (02-05-2026), Kemendikdasmen menetapkan tema Hari Pendidikan Nasional 2026 adalah "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Tema ini jelas masih jauh dari gambaran realitas dunia pendidikan yang sedang terjadi. Peringatan hardiknas seharusnya menjadi alarm keras bagi semua pihak bahwa dunia pendidikan saat ini tangan jauh dari kata bermutu. Semua pihak harus berinisiatif untuk segera memperbaiki kondisi buruk dunia pendidikan hari ini. Pendidikan harus jelas akan implementasi arahnya karena jika terjadi kegagalan dalam mengimplementasikan arah pendidikan tentu akan menghasilkan pelajar yang krisis kepribadiannya, yaitu menjadi pelajar yang sekuler, liberal, dan pragmatis sehingga jauh dari predikat kaum intelektual yang beradab dan bermoral.

Jika diamati lebih dalam permasalahan dalam dunia pendidikan yang semakin buram dan memprihatinkan saat ini tidak lepas dari sistem pendidikan kapitalistik. Sistem pendidikan kapitalistik adalah sistem pendidikan yang menghasilkan intelektual-intelektual yang fokus hanya pada kesuksesan materi, mendapatkan uang secara instan tanpa mau berusaha serius dan juga menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan keinginan dunia tanpa memperhatikan halal dan haram. 

Sistem pendidikan kapitalis juga menjadikan negara melonggarkan sanksi terhadap pelajar yang melakukan kriminalitas dengan dalih masih dibawah umur. Hal ini mengakibatkan banyak pelajar melakukan kriminalitas dengan mudah karena sanksi yang diberikan tidak memberikan efek jera. Minimnya peran agama juga menjadikan para pelajar memiliki kebebasan untuk berbuat kriminalitas sesukanya. Hal ini mengakibatkan kriminalitas dan kemaksiatan meraja lela dalam dunia pendidikan.

Dalam Islam, pendidikan merupakan hal penting dan mendasar yang wajib dijamin pemenuhannya oleh negara. Islam dijadikan sebagai asas akidah yang akan menghasilkan intelektual-intelektual yang tidak berfokus pada materi namun menjadi insan yang cerdas dan bertakwa sehingga tidak perlu melakukan kecurangan untuk mendapatkan kesuksesan. Pendidikan Islam juga fokus pada pembentukan karakter (syakhsiyah Islamiyah) yang mana pelajar harus memiliki keserasian antara pola pikir dan pola sikapnya. Pendidikan Islam juga menerapkan sanksi yang membuat pelajar merasakan efek jera untuk tidak melakukan kejahatan yang berulang. Sejatinya solusi yang terbaik untuk memperbaiki dunia saat ini adalah dengan menerapkan sistem pendidikan Islam.

Aniroh, Amd. Akt
(Aktivis Muslimah)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us