Straight News
Om Joy: Khilafah Pernah Terwujud dalam Realitas
TanahRibathMedia.Com—Jurnalis Senior Joko Prasetyo (Om Joy) mengungkapkan fakta sejarah menunjukkan jika Khilafah pernah terwujud dalam realitas seperti yang dituliskan Will Durant dalam 𝑇ℎ𝑒 𝑆𝑡𝑜𝑟𝑦 𝑜𝑓 𝐶𝑖𝑣𝑖𝑙𝑖𝑧𝑎𝑡𝑖𝑜𝑛
“Dalam buku tersebut, Will Durrant mencatat bagaimana peradaban Islam di bawah para Khalifah mampu menciptakan stabilitas, keamanan, serta kemajuan ilmu pengetahuan dalam jangka waktu yang panjang,” tulisnya dalam unggahan akun Facebook pribadinya berjudul “Siapa Pembuat Hukum: Manusia atau Allah?, Kamis (26-3-2026).
Meski dalam praktiknya terdapat dinamika dan kekurangan manusiawi, imbuhnya, fakta bahwa syariat pernah menjadi basis peradaban global tidak dapat diingkari.
“Namun sejak runtuhnya Khilafah Utsmaniyyah pada tahun 1924, dunia Islam terpecah menjadi puluhan negara bangsa. Fragmentasi ini membuat umat kehilangan kekuatan politik terpusat,” sesalnya.
Akibat fragmentasi ini, lanjutnya, ketika kaum Muslim tertindas di berbagai wilayah, misalnya di Palestina, Rohingya, Kashmir, hingga Xinjiang. Respons umat sering kali lemah, terpecah, dan tidak memiliki daya tekan global yang signifikan.
“Dalam ajaran Islam, kondisi ini bukan sekadar persoalan politik, tetapi juga menyangkut kewajiban 𝑠𝑦𝑎𝑟’𝑖. Islam mengenal konsep jihad, yaitu perjuangan sungguh-sungguh untuk membela kaum tertindas dan menegakkan keadilan,” bebernya.
Ia mengingatkan, jihad dalam skala luas tidak mungkin berjalan efektif tanpa persatuan umat dan kepemimpinan politik yang kuat. Di sinilah urgensi pembahasan tentang Khilafah kembali mengemuka.
“Karena itu, Khilafah bukan sekadar wacana sejarah, melainkan bagian dari diskursus serius tentang bagaimana menghadirkan kembali sistem yang menjadikan wahyu sebagai sumber hukum dalam kehidupan publik,” tegasnya.
𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 Akidah
Om Joy menyampaikan, persoalan ini kembali kepada akidah setiap Muslim. Apakah hukum akan diserahkan kepada manusia yang terbatas, baik melalui suara mayoritas maupun kehendak penguasa, atau dikembalikan kepada Allah yang Maha Mengetahui?
“Allah Swt. telah menegaskan dalam Surat Al-Maidah ayat 3 (tiga) bahwa Islam telah disempurnakan sebagai satu-satunya pedoman hidup yang diridhai-Nya. Maka bagi seorang Muslim, jawabannya seharusnya jelas dan tiada keraguan. Pasalnya, dari tiga sistem yang ada, hanya satu yang secara prinsip menempatkan wahyu sebagai satu-satunya sumber hukum yaitu Khilafah,” urainya.
Menurutnya, ini bukan lagi soal wacana, bukan lagi soal perbedaan pendapat, namun ini soal siapa yang kita jadikan sebagai sumber hukum dalam hidup.
“Jadi, persoalannya bukan lagi apakah Khilafah layak diperjuangkan atau tidak. Persoalannya jauh lebih mendasar yaitu apakah kaum Muslim akan tetap bersikeras menetapkan hukum sendiri, atau tunduk sepenuhnya kepada hukum Allah? Karena pada akhirnya, setiap pilihan akan dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.[] Erlina
Via
Straight News
Posting Komentar