Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SP Indonesia Gempar, Kekerasan Semakin Gencar
SP

Indonesia Gempar, Kekerasan Semakin Gencar

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
06 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Kasus kekerasan yang terjadi di Indonesia kian hari kian memburuk. Angka kekerasan juga mengalami kenaikan yang signifikan. Melirik hal tersebut bukan malah ditangani dan diberi solusi, melainkan hanya diperhatikan sesaat dan lanjut dibiarkan tanpa simpati. Nahasnya, bentuk kekerasan tersebut malah terus bertambah ekstrem setiap kalinya.

Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendali Penduduk (PPAP) Jakarta mengungkapkan, terdapat 1995 perempuan dan anak yag mengalami kekerasan sejak Januari hingga 2 Desember 2025. Tidak berhenti sampai di situ, hasil observasi Kompas terkait kasus kekerasan dengan nilai tertinggi di Indonesia pada tahun 2025 terjadi di Jakarta Timur, yakni dengan angka kekerasan mencapai 25 persen atau setara dengan 526 orang (Kompas.com, 3-12-2025).
 
Tak heran, selama suatu negara masih terus berpijak pada sistem sekuler-kapitalisme, maka masalah tak akan kunjung usai, sistem tersebut mengajarkan kepada para penganutnya untuk terus bersifat hedonisme juga konsumerisme, sehingga mengakibatkan seseorang terus menghalalkan segala cara untuk dapat memenuhi keinginannya, yakni mencari harta dengan bebas bahkan tanpa sekalipun peduli akan syara yang mengikatnya. 

Meningkatnya kasus kekerasan ini juga menunjukan bahwa negara tidak dapat menjamin keamanan rakyatnya, negara lalai akan kesejahteraan yang bahkan merupakan hak yang harus dimiliki oleh rakyat. Kekerasan dan pembunuhan yang meningkat tidak semata mata terjadi hanya karna faktor ketidak sengajaan, melainkan dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti faktor ekonomi yang terus mencekik, dan faktor media digital yang tidak dibatasi. 

Tidak tersedianya lapangan kerja mengakibatkan banyak bapak tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, sehingga mendorongnya untuk mencari nafkah dengan segala cara tanpa memikirkan kehalalan aktivitas tersebut. Masuknya media dari barat juga tak kalah kerasnya, mereka terus mendorong rakyat untuk berbuat kekerasan, hingga menyebabkan masalah pada mental, yang berujung nahas, seperti pembunuhan. Hal ini lazim terjadi, bahkan terus melangit tanpa henti dikarenakan tidak adanya sanksi yang dapat menjerakan pelaku. 
Berbeda halnya dengan sistem Islam, di dalamnya, keamanan merupakan aset yang dijamin oleh negara bagi para rakyatnya, Islam juga menjamin keamanan penjagaan jiwa bagi para rakyatnya, karena menurutnya, penjagaan jiwa adalah maqashidu Syariah (tujuan utama syariat islam). Apabila Islam diterapkan pada setiap individu, masyarakat, dan pada negara, maka otomatis, keamanan akan terwujudkan didalamnya.

Dalam negara Islam, media yang masuk juga akan dibatasi dengan batasan syariah, sehingga tidak dapat memengaruhi generasi yang mengonsumsi media tersebut. 

Wallahu A’lam.

Ruby Aurell
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us