Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SP Kelaparan Sistemik: Proyek Genosida Gaza
SP

Kelaparan Sistemik: Proyek Genosida Gaza

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Bukan seorang muslim bila dia tidur dalam keadaan kenyang sedangkan saudaranya tidur dalam keadaan lapar dan ia mengetahui itu. Tragedi kemanusiaan terbesar di abad ini terjadi di Gaza. Dalam sunyi yang mencekam banyak korban berjatuhan akibat serangan militer Israel laknatullah. Serangan tak hanya melalui senjata namun juga dengan kelaparan sistemik yang dilakukan sebagai salah satu proyek genosida.

Dilansir dari CNBCIndonesia (1-7-2025), serangan udara Israel di Jalur Gaza kembali menewaskan puluhan warga Palestina termasuk mereka yang sedang mengantri bantuan makanan di Gaza Humanitarian Foundation (GHF). Kekerasan yang terjadi sejak Minggu (30-6-2025) telah menewaskan sedikitnya 68 orang. GHF sendiri adalah organisasi lembaga bantuan yang didukung Israel dan Amerika. Tak heran jika proses distribusi tersebut menelan korban hingga 580 warga Palestina dan lebih dari 4.000 terluka saat mendekati pusat distribusi tersebut.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan 99 orang telah meninggal dunia akibat malnutrisi termasuk 29 anak balita, angka yang dilaporkan Ini kemungkinan besar masih di bawah angka sebenarnya menurut kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus (AFT, 7-8-2025).

Sungguh jelas kejahatan Zionis sangat melanggar hak asasi manusia. Saat ini warga Gaza memiliki akses terbatas menuju layanan dasar, ditambah Gaza diblokade pasokan makanan. Sehingga para penduduk Gaza kekurangan nutrisi yang mengakibatkan kematian karena kelaparan.

Mirisnya, penguasa Muslim dunia tetap diam meski mengetahui fakta penderitaan umat Islam di Palestina. Padahal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

"Seorang pemimpin adalah penggembala dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas rakyat yang digembalakannya." (HR Bukhari dan Muslim)

Padahal sejatinya tanggung jawab pemimpin bukan hanya menyangkut moral dan kemanusiaan saja, tapi juga mempunyai kewajiban sebagai sesama muslim untuk memberikan bantuan secara nyata. Terlebih penguasa bisa menggerakkan kekuatan militer untuk menyerang dan mengusir Zionis dari bumi Palestina.

Umat Islam tidak boleh hanya diam. Gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan bukanlah solusi jangka panjang, solusi hakiki adalah dengan mengusir entitas Zionis melalui jihad dan mengembalikan tanah Palestina kepangkuan umat Islam, sebagaimana firman Allah dalam TQS al-baqarah ayat 191:

"Perangilah mereka dimanapun kamu jumpai mereka, usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusirmu. Fitnah (kekufuran) itu lebih kejam daripada pembunuhan.

Kini saatnya mengajak umat untuk bangkit dan bergerak menegakkan Daulah Khilafah yang dapat memimpin jihad dan membebaskan bumi Palestina. Hanya dengan sistem Islamlah yang mampu menyatukan kekuatan umat dan menyelesaikan persoalan Palestina.
Wallahua'lam bish showwab.


Salma Rafida
(Sahabat Tanah Ribath Media)
Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us