Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Penghinaan Nabi Berulang, Bukti Pemerintah Gagal Membuat Jera Para Pelaku
Opini

Penghinaan Nabi Berulang, Bukti Pemerintah Gagal Membuat Jera Para Pelaku

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
18 Jul, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Alma Zayyana 
(Aktivis Dakwah)  

TanahRibathMedia.Com—Dilansir dari CNBC Indonesia (5-7-2025), otoritas Turki menangkap kartunis dari  majalah satire LeMan, setelah mereka menerbitkan kartun edisi ke-26  yang dianggap telah menghina nilai-nilai keagamaan. Kartun edisi ini memperlihatkan 2 sosok manusia yang berjabat tangan, yaitu nabi Muhammad dan nabi Musa, di tengah kota yang berkonflik.   

Jelas ilustrasi kontroversial ini memicu kemarahan publik dan mengakibatkan terjadinya bentrokan masyarakat dengan petugas. Karena mereka menyamakan dengan tokoh yang dihormati dan dimuliakan dalam agama Yahudi, Kristen, dan terlebih Islam. Pihak dari majalah satire LeMan sendiri menyangkal anggapan publik tentang 2 sosok tersebut adalah nabi Muhammad dan nabi Musa. Mereka mengartikan 2 sosok tersebut hanya memiliki nama yang sama dengan nabi Muhammad dan nabi Musa. Tetapi reaksi publik tetap mengecam tindakan mereka. Walhasil publik turun ke jalan, untuk melakukan unjuk rasa. 

Tidak heran banyak dari orang-orang yang membenci Islam mereka menghina, melecehkan, merendahkan agama Islam. Perilaku mereka tidak jarang didapatkan. Pada dasarnya itu semua karna adanya kebebasan berekspresi yang terus mengusik umat Islam. Musuh Islam telah dibutakan hati dan pikirannya dengan rasa benci, iri, menyebabkan mereka menghalalkan segala cara agar terus bisa menghancurkan dan merendahkan Islam dengan mengatasnamakan kebebasan yang mereka puja-puja dalam sistem Demokrasi, sehingga mereka berani secara terang-terangan menghina umat Islam

Berbeda dengan sistem Demokrasi yang dibangun berasaskan manfaat materi semata, dan hanya ingin memuaskan nafsu kebebasan, sistem Islam dibangun berasaskan akidah yang lurus yaitu akidah Islam. Diterapkan aturan dengan Daulah Islamiyyahlah yang mampu menghasilkan peradaban Islam

Islam juga memiliki mekanisme untuk menjaga kemuliaan Islam yakni dengan menerapkan sistem Islam dalam kehidupan oleh negara atau khilafah. Sejarah panjang pun telah membuktikan kegemilangan peradaban Islam. Bahkan diakui oleh sejarawan Barat yang obyektif.

Dimasa sekarang sanksi yang diberikan pemerintah tidak mampu membuat kapok para pelakunya. Mereka tidak menganggap penting untuk menyelesaikan problematika ini dan memberikan sanksi ala kadarnya. Karena itu penghinaan pada nabi muhammad terus berulang.
  
Di sisi lain, Islam memiliki sistem sanksi yang tegas dan dapat menjerakan bagi orang-orang yang menghina, dan melecehkan Nabi Muhammad. Yang menentukan sanksi dengan detail adalah syarak, baik yang menghina dengan jelas substansi penghinaannya atau penghinaan denga pernyataan yang multitafsir, dan memberi sanksi siapapun pelakunya, baik dari kalangan kafir harbi, kafir dzimmi, bahkan dari kalangan Muslim sendiri
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan

Tanah Ribath Media- Maret 13, 2026 0
Ironi 1.000 Ton Impor Beras di Tengah Janji Swasembada Pangan
Oleh: Nurhy Niha (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Besar pasak daripada tiang, begitulah cara kita memaknai kedaulatan pangan hari…

Most Popular

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Desember 20, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Menakar Efektivitas Pembatasan Medsos

Desember 27, 2025
Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Ancaman Bom dari Game Digital: Ketika Ruang Maya Menggerus Akal dan Iman Generasi

Desember 20, 2025
Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Sumatera Menangis, Akibat Ulah Para Kapitalis?

Desember 08, 2025

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us