Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda IBRAH Iduladha: Meningkatnya Ketaatan dan Bertambahnya Kebaikan
IBRAH

Iduladha: Meningkatnya Ketaatan dan Bertambahnya Kebaikan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
12 Jun, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Kartika Soetarjo
(Sahabat Tanah Ribath Media) 

TanahRibathMedia.Com—Tahun ini Iduladha terasa berbeda, karena tahun ini kami telah kehilangan salah satu anggota keluarga tercinta. Kehilangan salah satu anggota keluarga memang hal yang sangat menyedihkan, tetapi kami menyadari dan mengingat satu ayat dalam AlQur'an Surah Al-Ankabut ayat 57:

"kullu nafsin dzaiqatul maut tsumma ilaina turjaun."

"Semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian, memudian kepada kami kalian akan dikembalikan.”

Iduladha bukan sekadar hari raya, tetapi di dalamnya terdapat makna yang sangat mendalam. Tentang Nabi Ibrahim yang diuji ketaatannya, sampai sejauh mana rasa memilikinya

Tentang Ismail yang diuji kepasrahannya, sejauh mana rasa hornat dan taat kepada orang tua, sejauh mana ketakwaan kepada Rabb-nya, dan tentang Sayyidah Hajar yang diuji kesabarannya, sejauh mana kepercayaannya kepada ke-Maha Agungan Rabb-ya.

Begitupun kami. Walaupun masih suasana berduka, kami tetap menyambut Iduladha dengan rasa penuh syukur dan tafakur.

Beryukur atas semua kenikmatan iman, Islam, dan kesehatan. Sehingga kami masih bisa berkumpul menikmati semua dalam kebersamaan.

Tafakur, atas semua takdir. Iduladha tahun ini, kami harus rida dan sabar atas kepergian salah satu saudara kami. Mencontoh pada kesabaran dan keridaan Nabi Ibrahim ketika diuji oleh Allah untuk menyembelih putra kesayangan yang sangat diharapkan kehadirannya. Pertanda bahwa anak, saudara, pasangan, teman atau sahabat, semua hanya titipan, yang satu saat nanti akan diambil lagi oleh yang menitipkannya.

Iduladha bukan sekaadar menyembelih hewan, tetapi   melatih hati untuk menyembelih rasa kepemilikan.

Iduladha pun bukan seadar mempersiapkan bumbu yang sempurna untuk memasak daging kurban, tetapi ada yang lebih utama, yaitu mempersiapkan ketakwaan dan kepasrahan yang sempurna kepada Allah dalam menjalani semua takdirnya. Seperti takwa dan pasrahnya Nabi Ismail kepada Allah ketika menerima kenyataan bahwa dirinya harus disembelih.

Kesimpulan

Dalam Iduladha, kita diingatkan bahwa semua yang kita genggam dan kita cintai di dunia ini hanyalah titipan dari Allah. Kita harus siap untuk melepaskannya kapan saja, karena Allah-lah yang memiliki segalanya. Oleh karena itu, mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk meningkatkan ketaatan dan kebaikan kita kepada Allah, serta untuk memperkuat hubungan kita dengan-Nya.

Semoga kita dapat mencontoh kesabaran dan kepasrahan Nabi Ibrahim dan Ismail, serta kepercayaan Sayyidah Hajar kepada Allah. Semoga kita dapat menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Allah setelah merayakan Iduladha ini. Aamiin.

Via IBRAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Saat AI Menjawab Agama, Siapa yang Layak Dipercaya?

Tanah Ribath Media- Juli 27, 2026 0
Saat AI Menjawab Agama, Siapa yang Layak Dipercaya?
TanahRibathMedia.Com— Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, termas…

Most Popular

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Juli 23, 2026
Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Juli 23, 2026
Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us