Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SYIAR Pengorbanan dalam Ketaatan
SYIAR

Pengorbanan dalam Ketaatan

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
29 Mei, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Maman El Hakiem
(Pegiat Literasi)

TanahRibathMedia.Com—Majelis Taqarub Ilallah (MTI) kembali menggelar kajian rutin bulanan bersama Ustaz Dedi Saiful Hamdan di Majelis Taklim Bani Syamsudika, Jatiwangi, pada Ahad (25/5). Dalam kesempatan kali ini, Ustaz Dedi membahas tema sentral tentang pentingnya pengorbanan dalam ketaatan kepada Allah Swt. dengan mengambil ibrah dari kisah Nabi Ibrahim as.

Di hadapan para jemaah yang memenuhi majelis, Ustaz Dedi menegaskan bahwa ketaatan sejati menuntut pengorbanan yang tidak ringan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim as. ketika diperintahkan menyembelih putranya, Ismail as.

“Pengorbanan Nabi Ibrahim adalah puncak dari ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya. Ia tidak mendebat, tidak menawar, hanya tunduk dan patuh,” tutur Ustaz Dedi.

Kajian tersebut merujuk pada firman Allah dalam Surah As-Saffat ayat 102:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي ٱلْمَنَامِ أَنِّيٓ أَذۡبَحُكَ فَٱنظُرۡ مَاذَا تَرَىٰۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفۡعَلۡ مَا تُؤۡمَرُۖ سَتَجِدُنِيٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ

"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: 'Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.'" (TQS As-Saffat: 102)

Ustaz Dedi juga mengingatkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam pun dituntut untuk siap berkorban demi menjalankan perintah Allah, baik berupa waktu, harta, hingga ego dan keinginan pribadi yang bertentangan dengan syariat.

“Jangan sampai kita hanya taat kalau sesuai selera. Justru iman itu teruji ketika kita tetap taat meskipun berat,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, muncul pertanyaan dari jemaah tentang bagaimana cara menyikapi doa yang belum terkabulkan?  Padahal, ia merasa telah banyak melakukan pengorbanan. Secara lugas, Ustaz Dedi menjelaskan bahwa setiap doa yang baik, bahkan sesungguhnya Allah Swt. sangat senang melihat hamba-Nya yang sering berdoa. Dalam pandangan para ulama, doa akan dikabulkan bisa dalam bentuk penundaan untuk saat yang tepat atau menggantinya dengan keadaan yang lebih baik. Dalam hal ini, Allah Swt. lebih mengetahui baik dan buruknya keadaan bagi hamba-Nya.

Agenda majelis yang dipandu oleh Ustaz Guntur Mahesa Purwanto ditutup dengan doa bersama dan ajakan untuk memperbanyak amal saleh  serta memperkuat keikhlasan dalam menjalani ketaatan kepada Allah Swt.

Wallahu'alam bish Shawwab.

Via SYIAR
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us