Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Momen Lebaran Gaza, Momen Kesadaran Umat
Opini

Momen Lebaran Gaza, Momen Kesadaran Umat

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
20 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Suryani A.Md.
(Aktivis Dakwah Islam)

TanahRibathMedia.Com—Tidak semua umat Islam bisa merayakan hari raya Idulfitri tahun ini. Berbagai kegiatan merayakan hari raya bersama keluarga, sanak saudara, dan teman dengan tenang dan bahagia hanya menjadi angan-angan warga Palestina. Hingga detik ini, Palestina masih dijajah oleh Israel. Kekejaman dan kebrutalan zionis makin memuncak kepada masyarakat Gaza Palestina. Seakan tiada jeda, serangan demi serangan menyasar laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

Minggu, 30 Maret 2025, warga Gaza yang tengah melaksanakan sholat Ied saat itu diserang dengan menggunakan tembakan hingga menyebabkan korban tewas 9 orang dan 5 di antaranya adalah anak-anak. Bisa dibayangkan bagaimana kengerian dan mencekamnya hari itu bagi anak-anak.

Kondisi demikian terus-menerus terjadi. Bagi kita kaum Muslimin, hal ini adalah pukulan berat. Momen ini adalah momem untuk mengantarkan pada kesadaran umat Islam. Kaum Muslimin harus mengakui bahwa kondisi umat Islam sangat tidak baik- baik saja. Kondisi yang berkebalikan, ketika di saat Idulfitri ada sebagian umat yang berbahagia, tetapi di tempat lainnya ada kaum Muslimin yang sedang dijajah.

Perlu dipahami, bahwa penjajahan ini telah terjadi sejak lama. Bukan hanya sejak Oktober 2 tahun silam, tetapi 100 tahun lalu sejak kekhilafahan Turki Ustmani runtuh. Sejak itu mereka merasakan terus-menerus penderitaan, sehingga nyawa mereka menjadi taruhan.

Penderitaan Palestina yang tak kunjung usai bahkan di tengah perayaan lebaran membuka mata kaum muslimin, bahwa sistem yang ada sekarang tidaklah mampu untuk menyatukan umat Islam. Sistem yang diterapkan sekarang adalah sistem kapitalisme yang membuat kaum Muslimin terpisah menjadi negara bangsa dan hanya mementingkan diri masing-masing. Akibatnya terpecahlah umat Islam. Selain itu, muncul banyak masalah di negeri-negeri muslim. 

Sistem yang ada sekarang, yaitu sistem sekuler kapitalisme. Sistem tersebut hanya akan mengakomodir kepentingan orang-orang tertentu saja atau kepentingan segolongan saja.

Golongan itu adalah para pemiliki modal. Dalam sistem tersebut, lebih banyak kerugian bagi rakyat kecil dibandingkan dengan keuntungannya. Artinya, sistem tersebut tidak berhasil mengatasi masalah hidup manusia dan tak ada bukti bahwa sistem kapitalisme berhasil membawa kesejaheraan saat diterapkan di tengah-tengah umat manusia.

Hal ini berbada dengan sistem sistem Islam. Jika sistem Islam diterapkan di seluruh aspek kehidupan, maka akan terpenuhi keadilan di semua aspek, bukan hanya di sebagian segolongan saja. Penerapan Islam sudah dibuktikan selama bertahun-tahun sejak masa Rasulullah saw. hingga keruntuhannya di tahun 1924 M. Untuk itu, kita membutuhkan kesadaran bersama akan pentingnya persatuan umat dan terikatnya kaum Muslimin pada syariatnya Allah Swt. Kita juga membutuhkan jamaah dakwah agar bisa menyadarkan umat akan pentingnya penerapan syariat Allah Swt.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us