Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Straight News FDMPB: Pragmatisme Materialisme menjadi Karakter Utama Demokrasi
Straight News

FDMPB: Pragmatisme Materialisme menjadi Karakter Utama Demokrasi

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
28 Mar, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Ketua Forum Doktor Muslim Peduli Bangsa (FDMPB), Dr. Ahmad Sastra, menyampaikan bahwa pragmatisme materialisme sering kali menjadi karakter utama dalam sistem politik demokrasi.

"Pragmatisme materialisme sering kali menjadi karakter utama dalam sistem politik demokrasi," tuturnya kepada Tanah Ribath Media, Rabu (19-03-2025).

Secara umum, lanjutnya, esensi materialisme adalah menganggap bahwa realitas utama itu materi dan dunia fisik, sementara pragmatisme adalah pendekatan yang lebih berfokus pada praktikalitas dan hasil nyata daripada teori.

"Dalam demokrasi, sering sekali melahirkan para koruptor dan maling uang rakyat. Paham pragmatisme materialisme dalam filsafat, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap orientasi duniawi seseorang atau kelompok," ujarnya.

Orientasi duniawi, sambungnya kembali, dalam pandangan ini cenderung menganggap bahwa tujuan hidup adalah untuk mencari kebahagiaan dan kenyamanan materi. 

"Misalnya, pencarian untuk memperoleh harta, status sosial, atau pencapaian lainnya menjadi hal yang dominan," ujarnya. 

Menurutnya, dalam dunia yang pragmatis materialistik, apa yang dianggap berhasil adalah hal-hal yang terlihat dan bisa diukur secara langsung, seperti penghasilan, prestasi duniawi, dan kekayaan. Hal-hal yang tidak dapat diukur atau tidak langsung berdampak pada kenyamanan hidup lebih dianggap kurang relevan.

"Pragmatisme menuntut pemikiran yang rasional, yang seringkali mengarah pada keputusan berdasarkan hasil nyata dan praktis," cetusnya.

Pandangan materialistik, kata Ahmad,  bisa menyebabkan penolakan terhadap konsep-konsep yang lebih abstrak dan non-materialistik, seperti nilai-nilai spiritual, moralitas yang lebih tinggi, atau pemikiran metafisik tentang kehidupan setelah mati. 

Terakhir, ia mengatakan bahwa sistem demokrasi melahirkan para pejabat atau pemimpin yang bermental budak duaniawi.

"Tidak heran jika sistem demokrasi pragmatisme akan melahirkan para pejabat dan pemimpin yang bermental budak duniawi dan  mengabaikan nilai-nilai non-material yang lebih spiritual atau filosofis," tutupnya.[] Novita Ratnasari
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan

Tanah Ribath Media- September 18, 2026 0
‎Keracunan Massal MBG, Ketika Urusan Perut Rakyat Dijadikan Ladang Cuan
‎ ‎Oleh: Arpah Latifah  ‎(Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— ‎Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) makin memprihatinkan. Dalam…

Most Popular

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

September 13, 2026
Klaim Swasembada Bak Pepesan Kosong ketika Harga Naik

Klaim Swasembada Bak Pepesan Kosong ketika Harga Naik

September 12, 2026
Polemik Desil Ramai, Mengapa?

Polemik Desil Ramai, Mengapa?

September 12, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

Karhutla Tak Kunjung Usai, Ada yang Salah dalam Tata Kelola Hutan

September 13, 2026
Klaim Swasembada Bak Pepesan Kosong ketika Harga Naik

Klaim Swasembada Bak Pepesan Kosong ketika Harga Naik

September 12, 2026
Polemik Desil Ramai, Mengapa?

Polemik Desil Ramai, Mengapa?

September 12, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us