Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Nasib Nakes Nelangsa dalam Sistem Kapitalisme
Opini

Nasib Nakes Nelangsa dalam Sistem Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
19 Jul, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Ammelia Sobihatul Ahmar 
(Sahabat Tanah Ribath Media)

TanahRibathMedia.Com—Terjadi pemecatan sebanyak 249 tenaga kerja kesehatan (nekes) di NTT kabupaten Manggarai. Ketua Dewan Pengurus Nasional Forum Komunikasi Nakes dan Non-Nakes Indonesia (DPN FKHN) Indonesia, Sepri Latifan, mengatakan, pemecatan ini karena para nakes melakukan demo kenaikan upah

Tenaga kesehatan menyampaikan bahwa hanya dibayar 400 ribu sampai dengan 600 ribu yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mirisnya mereka belum mendapatkan gaji dari bulan Januari sampai Maret dengan alasan belum dicairkan. Padahal belum lama negara dan masyarakat menyematkan gelar pahlawan terhadap tenaga kesehatan yang berjuang mempertaruhkan nyawa dalam menangani pandemi Covid-19 (nasional.tempo.co, 12-04-2024).

Hanya karena meminta surat perpanjangan SPK dan kenaikan upah, mereka dinilai kurang disiplin menjadi alasan  Bupati NTT memecat nekes tanpa mempertimbangkan aspirasi nakes. Bahkan ratusan nekes non ASN meminta maaf atas tutur kata yang tidak sopan dalam menyampaikan aspirasinya dan dapat dipekerjaan kembali. 

Pada kasus pemecatan ratusan nekes di Manggarai memang menjadi domain pemerintah daerah. Namun, ada baiknya Kementerian Kesehatan juga bisa melakukan cek kondisi di lapangan. Jangan sampai, ada hak-hak nakes yang diabaikan dan bekerja dengan upah dibawah standar. 

Kehidupan masyarakat yang dipengaruhi oleh sistem kapitalis telah membawa dampak besar pada perilaku individu pejabat kita. Sering kali mencapai kesuksesan materi yang  menghasilkan perubahan perilaku hingga mengorbankan nilai moral dan etika menjadi rakus dan tidak peduli terhadap penderitaan tenaga orang lain. 

Peran Negara

Negara dalam Islam wajib menjaga masyarakat dari kemungkinan berbuat dosa dan kejahatan. Caranya adalah dengan menegakkan aturan-aturan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Negara wajib menjamin setiap warganya agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, yaitu sandang, papan, dan pangan. Saat semua kebutuhan pokok warga terpenuhi, mereka tidak akan terdorong untuk melakukan berbagai tindak kejahatan

Sistem hari Ini adalah cerminan sistem kapitalisme yang telah memiskinkan negara. Ksejahteraan nakes yang tidak terjamin dan terabaikan. Para pemimpin pun abai dengan penderitaan yang dialami oleh rakyatnya. Kekayaan hanya berpusat pada segelintir orang, yakni para kapital atau pemilik modal.  SDA yang melimpah ruah juga dalam genggaman asing dan aseng, Tak heran kesejahteraan yang merata sulit digapai di negara yang katanya gemah ripah loh jinawi ini. Negara pun miskin sehingga tak mampu memenuhi hak-hak nakes berupa upah atau gaji. 

Berbeda jika sistem yang diterapkan adalah sistem Islam. Islam menetapkan setiap hak yang terkait dengan kesehatan adalah peran dan tanggung jawab negara. Termasuk sarana prasarana kesehatan dan menjamin terpenuhinya kesejahteraan para nakes. 

Di dalam sistem Islam, negara tidak akan kekurangan dana untuk menggaji para pegawainya. Karena negara dengan sistem Islam mampu mengelola SDA dengan baik, tanpa adanya privatisasi oleh sekelompok orang baik asing atau aseng.

Pengelolaan keuangan negara dengan adanya baitul mal akan sangat mencukupi dana negara untuk semua pembiayaan, termasuk dana untuk menggaji para pegawai. Sehingga nasib nakes sejahtera karena terpenuhi hak-hak mereka. 

Semua itu semestinya mendorong kita untuk segera menerapkan hukum-hukum Islam dalam sebuah lembaga khilafah untuk mengatur masalah kehidupan dan memutuskan setiap masalah yang terjadi. Jangan sampai kita termasuk orang yang zalim, fasik, apalagi kafir karena enggan menerapkan hukum-hukum Islam (Lihat: QS al-Maidah 5: 44-45 dan 47).
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us