Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Straight News Ustazah L. Nur Salamah: Penuntut Ilmu Tidak Boleh Memaksakan Diri di Luar Kemampuannya
Straight News

Ustazah L. Nur Salamah: Penuntut Ilmu Tidak Boleh Memaksakan Diri di Luar Kemampuannya

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
10 Jul, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Ustazah L. Nur Salamah menjelaskan bahwa seorang penuntut ilmu tidak boleh memaksakan diri di luar kemampuannya. Penjelasan ini masih merupakan pembahasan dalam pasal kelima yakni kesungguhan, kontinuitas, dan niat yang bulat bagi penuntut ilmu yang bersumber dari Kitab Adab Ta'limu Al-Muta'alim Thoriqotu Ta'lum, Selasa (27-06-2023) di Batam.

"Penuntut ilmu tidak boleh memaksakan diri di luar kemampuannya," ungkapnya. 

"Jika pasal sebelumnya membahas tentang perjuangan, semangat diri, mengurangi makan agar mampu menghidupkan malam-malam untuk belajar, sedangkan dalam pasal ini menjelaskan bahwa penuntut ilmu tidak boleh memaksakan diri di luar kemampuannya karena hal itu akan melemahkan diri hingga berhenti belajar," bebernya. 

Pengasuh Kajian Mutiara Ummat ini memberikan nasihat bahwa sebagai penuntut ilmu juga harus mampu melihat kemampuan diri, tidak memaksakan keadaan diri dalam belajar. Misalnya, jika kondisi sedang tidak enak badan maka beristirahatlah, jangan memaksakan diri hingga jatuh sakit. Bijaklah dalam melihat kondisi diri, jangan sampai menjadi orang yang zalim terhadap diri sendiri. 

"Sebaliknya, seorang penuntut ilmu harus bersikap bijaksana, ar-rifqu (lembut dan kehati-hatian) dalam hal tersebut," tegasnya. 

"Sebagaimana Allah memperlakukan hamba-Nya dengan sangat lembut. Maka, kita pun hendaknya harus bersikap lemah-lembut kepada manusia, khususnya kepada anak-anak kita, pelajar kita, dan tetangga kita. Lemah-lembut bukan berarti membiarkan yang salah," jelasnya. 

"Dan kelembutan adalah pondasi dalam segala perkara. Termasuk dalam memperlakukan tubuh kita juga harus penuh kelembutan dan berhati-hati. Jangan terlalu memaksakan diri," ungkapnya. 

Sebagaimana Rasulullah saw., bersabda: "Ingat, sesungguhnya agama Islam ini kokoh, maka jalankanlah dengan bijaksana (lemah- lembut) dan jangan kau buat ibadah kepada Allah itu tak disukai oleh jiwamu. Karena orang yang telah terhenti di tengah perjalanan itu, tak bisa lagi menempuh perjalanan di muka bumi dan tiada pula kendaraan yang ditungganginya." (HR Ahmad) 

Begitu pun Islam adalah agama yang penuh dengan kelembutan, tidak mengajarkan kekerasan apalagi bertindak teroris. Allah Swt. menurunkan syariat bukan hendak memaksakan kemampuan hamba-Nya. Allah Maha Tahu syariat apa yang pantas untuk dijalankan para hamba-Nya. 

"Sebagai contoh, Allah mensyariatkan untuk berpuasa. Jangan sampai ibadah puasa menjadi beban atau alasan ketidaksanggupan. Sungguh, Allah Maha Tahu dan Maha Lembut," ucapnya. 

Sebagai penutup, Bunda sapaan akrabnya membacakan sebuah hadis. Jiwamu adalah kendaraanmu atau modalmu, maka santunlah padanya," pungkasnya. [] Nai
Via Straight News
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us