Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda SP Zionis Sengaja Menargetkan Anak-Anak Gaza
SP

Zionis Sengaja Menargetkan Anak-Anak Gaza

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


TanahRibathMedia.Com—Dilansir bbc.com (24-6-2026), Komisi Penyidik PBB Palestina pada Selasa (23-6-2026) melaporkan, Israel sengaja menargetkan anak-anak Palestina yang mengakibatkan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang di jalur Gaza, dan kejahatan perang di Tepi Barat yang diduduki. Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kapasitas rakyat Palestina untuk terus ada dan menentukan masa depan mereka.

Pembunuhan anak-anak Palestina terus berlanjut setelah gencatan senjata pada Oktober 2025 lalu. Tindakan Israel ini merupakan bagian dari strategi yang sengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka. 

Israel menargetkan anak-anak Palestina di Gaza dengan menembak organ vital mereka menggunakan senjata presisi, seperti drone quadcopter, penembak jitu dan menggunakan senjata berdaya ledak tinggi dalam serangan terhadap bangunan perumahan, sekolah dan kamp pengungsi yang dipadati anak-anak. Anak-anak Gaza di Tepi Barat, remaja laki-laki telah ditangkap, disiksa dan diperlakukan buruk di penjara serta fasilitas pertahanan Israel. Skala yang intens dan sifat sistematik operasi militer Israel di Gaza terus berlanjut. Akibatnya, terdapat jumlah kematian, cedera, dan trauma yang belum pernah terjadi sebelumnya pada anak-anak Palestina.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, lebih dari 1.020 warga Palestina telah tewas, di antaranya 265 anak-anak. Menurut Kementerian Kesehatan Pelestina, sejak Oktober 2023, militer Zionis Israel melancarkan operasi militer di Gaza, dengan 73.035 orang tewas di Gaza, di antaranya lebih dari 21.280 anak-anak. Perang memutus kesempatan anak-anak Gaza sebagai modal untuk membangun peradaban. Mirisnya, dunia dan lembaga internasional seolah membisu meski mengetahui jumlah korban dan berbagai kerusakan di Gaza. Dunia abai terhadap masa depan peradaban Palestina dan Islam. Sekat-sekat nasionalisme telah menjadikan para pemimpin negeri-negeri muslim tak bisa berbuat lebih selain hanya melakukan kecaman semata. 

Padahal anak-anak Gaza sangat membutuhkan pertolongan untuk menyelamatkan hidup dan masa depan mereka. Rasulullah saw bersabda, "Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mengasihi, mencintai, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga dan panas (turut merasakan sakit)." (HR. Bukhari dan Muslim)

"Mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan sebagiannya menguatkan sebagian lainnya." (HR. Bukhari, At Tirmidzi, An Nasa'i dan Ahmad)

Masa depan anak-anak Palestina hanya akan terselamatkan jika Zionis Israel dapat dikalahkan. Untuk itu, dibutuhkan adanya jihad dan tegaknya negara Islam, yakni Khilafah yang menerapkan Islam secara menyeluruh (kaffah) dalam kehidupan.

Karenanya, umat wajib berjuang menyeru penguasa negeri muslim untuk berjihad membebaskan Palestina. Bebasnya Palestina juga membutuhkan tegaknya Khilafah yang akan menjaga umat dari musuh-musuh Allah ta'ala. Khilafah senantiasa melindungi jiwa kaum muslim, termasuk anak-anak di seluruh wilayah Khalifah. Dengan jihad, Zionis Yahudi akan enyah dari tanah Palestina yang diberkati.

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepadaKu." (TQS. Al Mu'minun [23]: 52)
Wallahu'alam.

Sadawa
(Sahabat Tanah Ribath Media)

Via SP
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us