Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Puisi Ketika Rembulan Menuntunku Pulang
Puisi

Ketika Rembulan Menuntunku Pulang

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
13 Okt, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Rianti Budi Anggara

TanahRibathMedia.Com—Malam datang dengan lembutnya
membawa damai setelah terik membakar asa
Aku duduk di bawah langit tanpa batas
menatap lukisan tanpa kanvas
goresan cahaya Ilahi sempurna, abadi, tanpa cela

Peluh menetes, sisa hari yang sarat
mengejar ambisi dan harapan yang kerap tak tepat
Beban menumpuk di pundak, waktu terus berlari
sementara hatiku tertinggal, tersesat di antara hiruk dan janji

Lalu kuangkat pandang
kulihat rembulan menggantung tenang
Dalam bisik cahaya lembutnya, seolah ia berkata:
“Tidakkah cukup dunia menuntutmu sepanjang siang?
Kini, biarlah hatimu pulang
kepada Dia, Sang Pemilik Tenang.”

Aku terdiam
Malam berzikir dalam desau angin yang damai
menyebut nama Tuhan dengan lirih yang suci
dan bintang-bintang menunduk sopan
seperti para malaikat yang sedang berdoa di langit tinggi

Rembulan menjadi saksi
atas doa-doa yang tak terucap dalam sepi
“Ya Allah,” bisikku lirih
“jika langkahku hari ini terlalu jauh dari-Mu
maka tuntunlah aku
seperti Engkau menuntun rembulan menuju purnama-Mu”

Cahaya putih kekuningan menyentuh wajahku lembut
menyapu resah, menenangkan kalut
Aku belajar tentang ikhlas
bahwa tidak semua yang berat harus kuperjuangkan keras
kadang, yang paling indah adalah menyerah dengan tulus
pada kehendak-Mu yang arif dan halus

Malam makin larut
dan aku masih di sini, bersama rembulan yang khusyuk bersujud
Dalam diam aku mengerti
bahwa perjalanan pulang bukan sekadar kembali ke rumah
tetapi menuju Dia
tempat segala lelah berlabuh
dan segala doa menemukan arah

Kuakhiri malam dengan senyum kecil
membiarkan hati bersandar di cahaya putih yang adil
Sebab kini aku tahu
di tengah dunia yang bising dan bimbang
akan selalu ada rembulan
ada bintang, ada Tuhan
yang dengan kasih-Nya, menuntunku pulang
Via Puisi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us