Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Layakkah Kita Merayakan Kemerdekaan?
Opini

Layakkah Kita Merayakan Kemerdekaan?

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
10 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh: Naila Ahmad Farah Adiba 
(Siswi MAN 1 Kota Batam)

TanahRibathMedia.Com—Seperti tahun-tahun sebelumnya, tanggal 17 Agustus senantiasa diperingati sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh wilayah di Indonesia melaksanakan upacara dan berbagai perlombaan untuk memeriahkannya. 

Namun rasa-rasanya akhir-akhir ini semakin banyak kejadian yang pada akhirnya memunculkan satu pertanyaan besar dalam benak. Apakah kita layak merayakan kemerdekaan? Katanya merdeka, tapi kebijakan tidak pernah berpihak kepada rakyatnya. 

Katanya telah bebas dari penjajahan, tapi aturan yang ditetapkan semakin tidak masuk akal pikiran. Katanya mengenang jasa para pahlawan, tapi tiap memperingati hari kemerdekaan, hanya berlomba tanpa memahami esensi sebenarnya. 

Belum lagi utang negara yang semakin banyak jumlahnya. Kebijakan represif terhadap para pejuang kebenaran yang lantang bersuara. Bahkan enggan menerima kritik dan saran yang akan membangun untuk kedepannya. 

Kemiskinan dan kesengsaraan di mana-mana memperkuat bukti bahwa negara belum melaksanakan tugas mereka sebagaimana yang seharusnya. Pemimpin negara sebagai pengayom rakyat harusnya memastikan bahwa seluruh rakyatnya sudah tercukupi kebutuhan hidupnya. 

Bukan malah sebaliknya. Rakyat sengsara akibat aturan yang mereka tetapkan, sedangkan mereka dengan pongahnya malah mengadakan pesta mewah di hotel bintang lima. Sungguh miris, sebuah negara yang kaya akan sumber daya alam harus hidup dengan kemiskinan yang seolah tiada habisnya. 

Sebuah kemiskinan yang terjadi bukan karena rakyatnya malas bekerja, namun karena kemiskinan ini adalah sebuah program yang diadakan. Bukan sekadar permasalahan biasa–melainkan sebuah masalah sistemik yang melibatkan negara di dalamnya. 

Dengan segudang permasalahan yang ada, masihkah kita layak untuk merayakan hari kemerdekaan? Memang, jika kita mengacu bahwa penjajahan hanya secara fisik, maka saat ini tidak ada kecuali di beberapa wilayah. 

Namun siapa yang bisa memastikan bahwa penjajahan secara pemikiran tidak mereka lakukan? Sebuah penjajahan yang menggunakan akal pikiran manusia. Disusupkan melalui 5F: food, fashion, film, fun, and faith. 

Kini, banyak masyarakat yang telah tersadarkan. Bahwa negara ini sedang tidak baik-baik saja. Hingga akhirnya bendera Jolly Roger Mugiwara berkibar di cakrawala. Sebuah bendera dari anime One Piece yang menjadi simbol sebuah perjuangan, perlawanan, dan kemerdekaan. 

Namun lagi-lagi para pejabat negeri ini khawatir terhadap kekuatan sebuah simbol. Mereka mengatakan bahwa bendera One Piece ini adalah sebuah upaya pemecah belah. Mereka lupa bahwasanya satu-satunya yang berhak mereka takuti ialah Allah Swt. Pencipta alam semesta dan segala isinya. Tapi pada kenyataannya, mereka tidak takut sama sekali kepada Tuhan yang menciptakan mereka. Mereka tidak menerapkan sistem yang telah ditetapkan oleh-Nya dan malah menerapkan sistem yang hanya dibuat berdasarkan hawa nafsu manusia semata.

Oleh karenanya, dengan segala peristiwa dan kejadian yang terjadi di negeri ini, rasa-rasanya mustahil dan tidak layak kita merayakan kemerdekaan. Sebab, kemerdekaan yang berdasarkan kepada rasa nasionalisme hanyalah kemerdekaan semu. 

So, kemerdekaan itu baru layak kita rayakan ketika kita memahami esensi sebenarnya dari kemerdekaan, yakni terbebasnya manusia dari penghambaan kepada sesama manusia dan beralih kepada Allah Swt. semata. 

Bagaimana caranya? Tentunya dengan senantiasa mempelajari Islam secara mendalam dan menyampaikannya kepada banyak orang. Dengan begitu akan banyak orang yang tersadarkan bahwa solusi satu-satunya untuk segala permasalahan yang ada itu adalah syariat Islam yang telah Allah ciptakan. 

Wallahu a'lam bish showwab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat

Tanah Ribath Media- April 08, 2026 0
Takbir di Tengah Reruntuhan: Alarm bagi Persatuan Umat
Oleh: Salma Rafida (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Perayaan Idulfitri yang semestinya menjadi momentum kemenangan dan kebahagiaa…

Most Popular

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

April 08, 2026
BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

April 08, 2026
Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

April 08, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Untuk Engkau yang Merindu Bahagia

Juni 09, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024

Popular Post

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

Arus Balik, Arus Masalah: Urbanisasi sebagai Bukti Gagalnya Sistem

April 08, 2026
BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

BoP dan Ilusi Perdamaian, ketika Umat Harus Bersikap Tegas

April 08, 2026
Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

Urbanisasi setelah Idulfitri, Wujud Kesenjangan

April 08, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us