Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda IBRAH Karena Kamu adalah Amanahku
IBRAH

Karena Kamu adalah Amanahku

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
04 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Nabila Zidane
(Jurnalis)

TanahRibathMedia.Com—Punya anak perempuan itu rasanya campur aduk. Katanya, “lebih gampang punya anak laki-laki,” karena gak ribet urusan pakaian. Lah, bener juga sih. Anak laki-laki paling ribet cuma rebutan bola, rebutan pedang-pedangan, sama rebutan lauk ayam. Tapi begitu Allah kasih aku anak perempuan, wow, level tanggung jawabnya auto naik kayak naik tangga darurat pas kebakaran.

Sejak usia seminggu, anakku sudah aku pakaikan jilbab bayi kalau keluar rumah. Bukan karena lebay, tapi ya memang tanggung jawab. “Kasihan masih kecil, panas nanti rewel,” kata tetangga. “Ibumu fanatik banget,” kata teman-teman. Tapi… alhamdulillah anakku santai. Nggak rewel, nggak ruam, malah sering ketiduran di gendongan. Kayaknya cuma orang-orang di luar sana yang heboh, kitanya mah adem ayem.

Pas SD dia sudah pakai kerudung besar. Lagi-lagi, orang-orang nyinyir. “Lho, kok kecil-kecil sudah kayak ustazah?” Padahal anaknya sendiri enjoy, mainnya tetap lari-larian, main bola bareng kakak laki-lakinya, bahkan bisa main pedang-pedangan sambil jilbaban. 

Aku sih mikirnya gini, pakaian syar’i itu bukan beban, tapi pembiasaan. Kalau dari kecil sudah biasa, pas baligh nanti gak perlu drama telenovela, “Mah, aku belum siap kerudungan, please…”

Sebagai orang tua, kita punya amanah gede. Nabi saw bersabda:
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Termasuk aku, yang jadi “Wakil Presiden” kecil di rumah. Anak perempuan itu amanah, auratnya amanah, akidahnya amanah. Allah bahkan sudah wanti-wanti dalam Al-Qur’an,

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”. (TQS. At-Tahrim: 6)

Kata Imam Ibn Katsir, ayat ini maksudnya: ajarkan anakmu ketaatan, larang mereka dari maksiat. Jika mereka menyimpang, tegur dengan cara yang benar, karena tanggung jawab orang tua itu wajib.

Sekarang bayangin kalau orang tua cuek. Hadis Nabi saw. mengingatkan:
“Cukup dosa bagi seseorang jika ia menelantarkan orang yang menjadi tanggungannya.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)

Bahkan ada ancaman ngeri buat orang tua yang gak ngajarin anaknya menutup aurat. Imam Al-Ghazali menjelaskan, kalau anak dibiarkan maksiat tanpa diarahkan, dosa anak bisa ngalir ke orang tua sampai hari kiamat. Serem, kan? Jangan sampai di akhirat nanti kita dikejar anak sendiri: “Mah, kenapa dulu aku dibiarkan buka aurat?”

Tapi jangan takut. Ada kabar gembira juga. Rasulullah saw. bersabda:
“Barang siapa diuji dengan anak-anak perempuan lalu ia bersabar, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah, siapa yang nggak mau punya penghalang neraka gratis?

Jadi, kalau ada yang bilang aku fanatik, ya monggo. Mereka kan gak ikut tanggung jawab di akhirat. Aku gak peduli nyinyiran mereka, karena kamu adalah amanahku, bukan amanah mereka. Yang aku pikirin cuma satu, yaitu bagaimana nanti kamu berdiri di hadapan Allah dengan selamat.

Mau dibilang lebay? Silakan. Mau dibilang sok suci? Monggo. Yang penting, aku bukan orang tua yang kalah sama komentar netizen. Karena mendidik anak perempuan itu kayak nanam pohon kurma, lama berbuah, butuh sabar, tapi kalau berbuah, manisnya tahan lama, sampai akhirat pun masih bisa panen pahala. 
Via IBRAH
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us