Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Turunnya Angka Pernikahan di Subang: Buah Penerapan Sistem Sekuler
Opini

Turunnya Angka Pernikahan di Subang: Buah Penerapan Sistem Sekuler

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
29 Apr, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Ratna Sari, SE
(Sahabat Tanah Ribath Media)

TanahRibathMedia.Com—Angka pernikahan di Subang kini sedang dalam penurunan. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam mencatat terdapat penurunan jumlah pernikahan pada triwulan pertama tahun 2025.

Staf Bimas Islam Kemenag Subang Adeng Permana mengatakan bahwa selama bulan Januari hingga bulan Maret 2025 tercatat sebanyak 1.460 peristiwa pernikahan. Sedangkan di tahun sebelumnya, pada bulan Januari hingga bulan Maret 2024 tercatat sebanyak 1.529 pernikahan. Dari sini terlihat bahwa terjadi penurunan sebesar 69 peristiwa pernikahan yang setara dengan sekitar 4,5 persen.

Menurut Adeng Permana, salah satu faktor utama penurunan jumlah pernikahan adalah karena  bertepatan bulan Ramadhan 1446 H di awal tahun 2025 (Pasundan Ekspress.id, 16-4-2025)

Apakah memang demikian? Atau ada faktor lain yang menjadikan turunnya angka pernikahan? 

Terjadinya jumlah penurunan angka pernikahan membuktikan kegagalan negara dalam mewujudkan support system bagi terwujudnya kehidupan yang lebih baik untuk generasi yang berkualitas di masa mendatang.

Turunnya angka pernikahan ini terjadi lantaran buah dari kehidupan yang sekularistik dan materialistik. Saat ini seringkali pernikahan dianggap sebagai hal yang menakutkan sebab akan melibatkan kesehatan mental dan kondisi finansial, belum lagi karena banyaknya kasus-kasus dalam pernikahan seperti perceraian yang diakibatkan oleh KDRT, kesulitan ekonomi hingga perselingkuhan memunculkan paradigma keliru dan skeptisme terhadap kehidupan pernikahan.

Dengan demikian, akar masalah utama penurunan jumlah pernikahan yang terjadi saat ini dapat mengganggu kelangsungan bangsa dan negara. Masalah depopulasi di negara-negara Barat sangat mungkin terjadi juga di negeri Muslim. Pada akhirnya umat Islam akan kehilangan generasi penerus.

Di sisi lain, negara juga lepas tangan dan tidak memberi kemudahan pada setiap orang yang ingin melangsungkan pernikahan, sementara perzinaan cenderung dibiarkan tanpa ada sanksi untuk pelakunya.

Hanya Islam yang mampu mengatasi segala permasalahan dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam hal pernikahan. Islam akan memberikan perhatian khusus kepada seluruh masyarakat terutama generasi penerus. Mereka akan dibekali nafsiyah (pola sikap) dan aqliyah (pola pikir) Islam, sehingga memiliki syakhshiyyah Islam (kepribadian Islam). Mereka juga akan memandang pernikahan dan keluarga sebagai ladang amal saleh untuk meraih sebanyak-banyaknya ridha dan pahala dari Allah Swt.

Wallahu'alam bishawab.
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us