Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Perihal Anak di Peringatan Hari Anak
Opini

Perihal Anak di Peringatan Hari Anak

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
29 Jul, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Nabila Andifa
(Aktivis Dakwah Ideologis)

TanahRibathMedia.Com—Menyoal anak di peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2024 yang lalu. Hari Anak Nasional adalah hari yang digunakan sebagai momen istimewa anak-anak untuk dilindungi serta dibina agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang bijaksana.

Dilansir dari laman kompas.com (18-7-2024), 
tahun ini merupakan hari peringatan yang ke-40. Seperti yang telah diketahui, tiap tahunnya memiliki tema tersendiri. Tema ini merupakan bentuk pemfokusan kepada sejumlah tujuan dan persoalan. Sedangkan tema peringatan Hari Anak Nasional tahun ini dari situs resmi Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI adalah "Anak Terlindungi, Indonesia Maju."

Dapat diketahui bahwa peringatan seremonial ini telah dilaksanakan dari tahun ke tahun. Namun, mengapa tidak ada perubahan yang terlihat. Ironisnya problem anak malah makin bertambah. Seperti banyaknya anak yang menjadi pelaku judi online (judol), serta menjadi pelaku ataupun korban kekerasan bahkan pelecehan seksual. Stunting pun masih tetap bergaung. Lalu, apalah makna dari sekadar peringatan Hari Anak Nasional? 

Persoalan anak masih sangat banyak. Tahun demi tahun telah terlewati, namun solusi yang diberikan pemerintah tak kunjung menyelesaikan, apalagi menuntaskan. Hari ini, peran keluarga dalam mendidik anak terlihat makin lemah. Sementara sistem pendidikan hari ini justru membentuk generasi sekuler yang tak beradab. Sistem ekonomi pun gagal membuat kesejahteraan. Padahal anak adalah kunci kesuksesan peradaban di masa yang akan datang. Keberadaan anak adalah sebagai pilar penerus bangsa. 

Berbeda dengan sistem saat ini, sistem Islam adalah sistem yang sangat memandang penting keberadaan anak sebagai generasi penerus peradaban. Oleh karena itu, merupakan kewajiban sebuah negara untuk menjamin pemenuhan kebutuhan anak dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Negara bersistem Islam akan merealisasikan fungsi peran keluarga terhadap anak secara optimal dalam mendidik anak. 

Islam juga mewajibkan para pelayan rakyat alias pemerintah untuk menjamin optimalnya pendidikan anak. Karena mereka tahu dan sadar atas pertanggung jawaban akan amanah yang mereka emban tersebut. Mereka adalah orang yang siap untuk berdiri di garda terdepan untuk mengurusi, melindungi, dan menyejahterakan calon penerus generasinya. 

Di sisi lain negara Islam juga akan menerapkan sistem pendidikan berasaskan Islam untuk membentuk generasi berkepribadian Islam. Juga tentunya akan menjadikan anak dapat bertahan hidup dalam situasi apapun serta tetap berpegang teguh dengan Islam. Hasil generasi di sistem Islam akan sadar dan paham akan tujuan mereka hidup di dunia, yaitu untuk mencari rida Allah serta beribadah dan menjadi orang yang bermanfaat bagi umat.  Bukan untuk meraih keuntungan semu dan memimpikan kebebasan.

Hal ini pun telah dicatat oleh sejarah. Tercatat bahwa negara Islam pernah berjaya dan pernah menguasai sampai dengan sepertiga bumi. Jelaslah ini menjadi bukti konkret bagi sistem Islam. Maka, tunggu apa lagi? Mari terus berjuang agar sistem Islam dapat diterapkan di kehidupan kita. Takbir!
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Juli 21, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Memutus Rantai Korupsi dari Akarnya

Juli 21, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us