Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Sistem Kapitalis Melahirkan Perilaku Sadis
Opini

Sistem Kapitalis Melahirkan Perilaku Sadis

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
07 Feb, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh : Lia Purwati
(Penulis, Penggiat Literasi Islam, Pekanbaru -Riau)

TanahRibathMedia.Com—Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan adanya berita pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri. Sungguh miris! Perilaku sadis tersebut justru dilakukan oleh seorang ibu yang rasa kasihnya dikenal sepanjang zaman. Begitu teganya seorang ibu kandung menghabisi nyawa anaknya yang tidak berdosa itu. Bagaimana kejadian ini dilihat dari pandangan Islam?

Dilansir dari tribunnews.com, (23-01-2024) sosok ibu rumah tangga di Belitung diduga membunuh dan membuang bayi yang dilahirkan secara normal di kamar mandi pada Kamis, 18 Januari 2024. Motif pembunuhan ini diduga karena faktor ekonomi.

Mengapa Bisa Terjadi?

Seorang ibu yang sejatinya adalah pelindung bagi anaknya kini malah berubah menjadi monster yang menakutkan. Wanita yang fitrahnya lemah-lembut terhadap anak-anaknya, justru menjadi pelaku utama pembunuhan tersebut. Tidak ada lagi ruang hidup yang aman, dan setiap individu masa kini terancam miskin akhlak dan iman. Apakah dengan membunuh masalah kehidupannya menjadi tuntas? 

Kasus ibu kandung membunuh dan membuang bayinya bukanlah yang pertama kali terjadi. Dengan berbagai macam alasannya, ibu tersebut tega menghabisi nyawa sang anak. Di antaranya karena masalah ekonomi, baby blues, hamil diluar nikah, atau kelahiran yang tak diinginkan. 

Padahal, sebagai orang tua mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap kehidupan anak-anaknya. Bagaimana mereka seharusnya menjaga, menyayangi, melindungi, menjamin terpenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya hingga dewasa. Karena hakikatnya anak adalah titipan dan amanah yang harus diperhatikan kemaslahatan hidupnya. 

Namun, realita hidup di era digital dan sistem rusak saat ini memang amat menyulitkan. Kondisi ekonomi yang sulit, sempitnya penghidupan karena minim lapangan pekerjaan, atau mahalnya bahan-bahan kebutuhan pokok pasti menjadi sumber stres bagi rakyat kecil yang hidupnya pas-pasan. Sehingga, perilaku-perilaku kriminal pun muncul dan tidak bisa dihindarkan.

Ulah Sistem Rusak! 

Pada dasarnya, sistem sekuler kapitalisme lah yang membentuk individu-individu ini miskin akhlak dan iman. Karena sistem kehidupan saat ini memisahkan antara urusan agama dengan kehidupan itu sendiri. Sehingga, muncul lah individu-individu yang buta terhadap syariat agama. Tidak lagi memandang suatu perbuatan dari halal atau haram. Baik ataupun buruk. Di sistem ini, segala cara dilakukan untuk memuaskan hawa nafsunya semata.

Ditambah lagi, sistem ekonomi kapitalisme yang diterapkan juga justru membuat masyarakat semakin menderita. Pekerjaan yang sulit didapat, hingga harga bahan pokok pun kian meningkat. Sudah pasti membuat beban hidup rakyat semakin berat. Hingga menyebabkan seorang ibu tega menghabisi nyawa anaknya sendiri dikarenakan tidak terpenuhinya kebutuhan hidup dalam keluarga.

Seharusnya, kejadian ini membuat masyarakat sadar betapa bobroknya sistem sekuler kapitalisme. Sistem rusak yang hanya menambah beban kehidupan dan tidak bisa memberikan solusi yang mendasar bagi permasalahan hidup masyarakat.

Negara yang seharusnya berperan mengayomi, menyejahterakan rakyat, membantu perekonomian rakyat dengan cara membuka lowongan pekerjaan untuk rakyat,  namun nyatanya tidak mampu memberikan itu semua. Inilah salah satu bukti kebobrokan sistem sekuler kapitalisme tersebut. 

Islam Solusinya

Sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita meyakini bahwa hanya Islam lah satu-satunya agama dan mabda (ideologi) yang benar dan sempurna. Hanya Islam yang mampu mengatur segala kehidupan manusia, serta menyelesaikan segala bentuk permasalahan kehidupan.

Dalam sistem Islam, negara akan menyejahterakan rakyatnya. Membantu rakyat miskin dengan membuka lowongan pekerjaan yang layak untuknya. Rakyat tidak dibiarkan menganggur hingga menyebabkan perekonomian yang tidak stabil. 

Islam adalah ideologi yang mampu menyelesaikan segala bentuk permasalahan dengan sempurna. Begitu pun dalam hal ekonomi, masyarakat akan hidup berkecukupan jika menerapkan ekonomi sesuai aturan Islam. Dengan menerapkan sistem Islam, niscaya akan memberikan kesejahteraan dan kemaslahatan.

Di antara cara Islam mencegah perbuatan kriminal adalah:

Pertama, menanamkan akidah Islam yang kokoh pada setiap individu. Sehingga setiap individu sadar akan hubungannya dengan Allah ketika akan melakukan perbuatan dosa. Individu yang bertakwa akan selalu menjalankan kewajibannya sebagai hamba Allah. Menjalankan segala perintah-Nya, dan meninggalkan larangan-Nya.

Kedua, menerapkan amar makruf nahi mungkar. Sehingga jika ada kemaksiatan atau perbuatan-perbuatan yang mengarah pada dosa, bisa dicegah dengan menegur dan menasehatinya. Sehingga akan meminimalisir perbuatan dosa. Dalam sistem Islam, keadilan ditegakkan dengan sempurna. Tidak memandang status sosialnya. Dan dihukum sesuai dengan kejahatan yang dilakukannya. Sehingga membuat jera para pelakunya.

Terakhir, negara akan membuat seluruh rakyatnya sejahtera dan dijamin kehidupannya sesuai dengan aturan Islam. Kebutuhan dasarnya terpenuhi, fasilitas kesehatan, dan pendidikan juga dijamin oleh negara yang menerapkan aturan Islam. Sehingga kondisi perekonomiannya lebih stabil dan terhindar dari melakukan dosa.

Akidah Islam adalah landasan dalam setiap perbuatan manusia. Bila setiap individu memiliki akidah yang kokoh dan tidak mudah goyah, maka tidak akan pernah terjadi kasus ibu membunuh anaknya sendiri. 

Oleh karena itu, hanya dengan menerapkan sistem Islam dalam kehidupan lah solusinya. Negara yang menerapkan aturan Islam secara kaffah (menyeluruh) akan selalu bertanggung jawab penuh atas rakyatnya. Karena setiap perbuatan pasti akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah Swt. kelak.

 Wallahu'alam bis-shawab
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us