Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Opini Bahaya Mengintai Warga Sekitar Stockpile Batu Bara Buah Kebijakan Kapitalisme
Opini

Bahaya Mengintai Warga Sekitar Stockpile Batu Bara Buah Kebijakan Kapitalisme

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
15 Jan, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Chatharina, S.Si.

TanahRibathMedia.Com—Debu batu bara stockpile (penimbunan) di Kelurahan Waylunik Kecamatan Panjang Bandar Lampung, berdampak pada kesehatan warga sekitar. Warga beberapa RT Waylunik merasakan sesak napas dan mata perih saat berada di luar rumah. Kondisi terparah saat angin kencang musim panas, debu-debu dari penimbunan batu bara mengotori rumah penduduk juga mengakibatkan mata perih dan pedih, sesak napas atau menderita ispa. Penimbunan batu bara tersebut sudah berlangsung lebih dari tujuh bulan, namun belum ada penyelesaian atau solusi. (Republika.co.id, 23-12-2023).

Warga Waylunik juga sudah mempertanyakan kepada Pemkot Bandar Lampung terkait keluhan mereka. Namun belum ada tindakan dan sanksi kepada perusahaan stockpile batu bara. Sementara Direktur PT. Sentral Mitra Energi, William Budiono selaku pengelola stockpile batu bara di Kawasan Waylunik belum bisa dikonfirmasi terkait dampak debu batu bara terhadap kesehatan warga sekitar.

Buah Kebijakan Kapitalisme

Keluhan warga terkait dampak debu batu bara (stockpile) terhadap kondisi kesehatan warga sekitar dan lingkungan tidak hanya terjadi di Waylunik saja, tetapi hampir di setiap kawasan sekitar industri stockpile di seluruh Indonesia mengeluhkan hal yang sama. Warga mengalami gangguan kesehatan terutama pernafasan, mata perih serta kualitas udara yang tidak sehat.

Hal ini tidak terlepas dari kebijakan negara terhadap perusahaan-perusahaan pertambangan yang tidak memperhatikan lingkungan serta tidak tegas dalam memberikan sanksi pada perusahaan yang melakukan pelanggaran. Parahnya lagi negara bahkan lebih berpihak pada perusahaan dan mengabaikan rakyat. Lagi-lagi rakyat yang menjadi korban.

Inilah yang terjadi pada negara yang menjadikan demokrasi-kapitalisme sebagai dasar dalam membuat kebijakan. Negara dalam sistem ini hanya berperan sebagai regulator yang sering kali membuat kebijakan lebih banyak menguntungkan perusahaan atau korporasi. Negara tidak berpihak pada rakyat, bahkan yang ada membahayakan rakyat.

Ditambah lagi sistem ekonomi kapitalisme telah melegalkan pihak swasta, asing maupun aseng untuk mengelola sumber daya alam negeri ini termasuk batu bara. Kran investasi dibuka sebesar-besarnya atas nama pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi. Sehingga sumber daya alam di negeri ini yang begitu melimpah yang sejatinya adalah milik rakyat, hanya dinikmati oleh segelintir orang atau kelompok saja. Rakyat justru lebih banyak dirugikan.

Sistem Islam Sebagai Solusi

Tidak ada jalan lain, solusi atas semua masalah ini adalah kembali pada sistem Islam yang bersumber dari Sang Maha Pencipta dan Pengatur kehidupan manusia dan alam semesta yaitu Allah Swt.. Islam menjadikan negara sebagai pengurus dan pelindung bagi rakyatnya. Semua aturan yang ditetapkan dalam Islam senantiasa memperhatikan dan mengutamakan kemaslahatan rakyat, termasuk keselamatan rakyat dari proyek pertambangan.

Sejatinya dalam Islam, mineral dan batu bara adalah milik rakyat secara keseluruhan dan haram dimiliki oleh segelintir orang atau pihak swasta.  Rasulullah saw. bersabda:
"Kaum muslimin berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api." 
(HR Abu Dawud dan Ahmad). 

Batu bara masuk dalam kategori api, sebab yang dimaksud berserikat dengan api adalah sumber yang dengannya bisa menimbulkan api seperti minyak bumi, batu bara, gas alam, listrik dan yang semisal dengannya. Islam akan memastikan sumber daya alam termasuk batu bara digunakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat dengan tetap menjaga lingkungan agar terus berkelanjutan.

Begitupun industri dalam Islam dibangun semata untuk kemaslahatan umat manusia. Keberadaan tambang batu bara misalnya, penguasa wajib menghindarkan rakyatnya dari mudharat termasuk limbah berbahaya. Sebelum pembangunan tambang batu bara dibangun, sudah dipastikan tidak akan membawa dampak pencemaran dengan membangun pengelolaan limbah yang berkualitas. Bahkan negara memiliki tata kelola modern yang tidak menyatukan pemukiman dengan pertambangan, karena ada banyak potensi buruk yang bisa menimpa masyarakat. 

Demikianlah syariat Islam yang sangat memperhatikan keselamatan manusia dan kesejahteraannya, begitu juga lingkungan di mana tempat manusia tinggal.

Wallahua'lam bishshawab
Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us