Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda Tsaqofah Jagalah lsi Kepala
Tsaqofah

Jagalah lsi Kepala

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
25 Nov, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Oleh: Umi Hanifah
(Aktivis Muslimah Jember)

TanahRibathMedia.Com—Ada pesan menampar yang disampaikan oleh Prof DR. Abdul Fatah al-Awaisi, warga Palestina sekaligus peneliti Yerusalem selama 40 tahun dan hingga saat ini beliau terusir dari tanah kelahirannya. Beliau mengatakan bahwa Palestina tidak perlu bantuanmu, baik harta atau apapun. Yang kami perlukan hanya 'kepalamu'. 

Atas bantuan lnggris tepatnya 14 Mei 1948 berdirilah wilayah Israel di Palestina. Sejak saat itu Zionis menduduki Palestina, mengusir penduduknya serta tidak segan membunuh siapa saja yang menghalangi keinginannya. Kebrutalan zionis sungguh di luar batas kemanusiaan, korbannya kebanyakan anak-anak dan wanita. 

Pada tahun yang sama, sekitar 530 desa dan lebih dari 62 ribu rumah di Palestina porak-poranda. Akibatnya, sekitar 13 ribu warga Palestina meninggal dunia. Hampir tiga perempat juta warga Palestina terusir dari rumahnya, setara dengan dua pertiga populasi Arab. Klimaksnya ialah peristiwa Nakba Palestina 1948, terbunuhnya ribuan rakyat sipil sekaligus menjadi awal penderitaan warga Palestina hingga hari ini. 

Para pemimpin Arab seperti Mesir, Suriah, Yordania, Saudi dan lainnya tak banyak membantu selain kecaman di atas mimbar padahal mereka punya pasukan yang bisa mengusir penjajah di bumi Palestina. Zionis sadar untuk melemahkan Palestina adalah dengah mengikat perjanjian untuk membelenggu para pemimpin Arab agar tidak membantu penderitaan saudaranya.  
Inilah bentuk pengkhianatan mereka atas nama perjanjian, hingga acuh melihat saudaranya di bantai di depan matanya. Sejatinya penghianatan ini adalah kepada Allah Swt., Rasululllah saw. dan kaum muslimin semuanya. Tidakkah mereka ingat akan firman Allah Swt..

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman.” (QS Al-Ma’idah 5: Ayat 57).

Satu lagi yang membuat mereka membatu tidak bergerak membantu Palestina, adanya sekat negara bangsa/nation-state. Persatuan umat lslam terkoyak setelah  Khil4f4h Islamiyah dihancurkan oleh Musthafa Kemal tahun 1924 M atas bantuan lnggris menjadi lebih 50 negara kecil-kecil yang lemah. Mereka tidak lagi peduli dengan saudaranya karena beda negara, inilah yang diinginkan oleh para musuh kaum muslimin. Umat lslam mereka kuasai sehingga tidak mungkin bangkit kembali untuk melawan penjajahan mereka. 

Disinilah pentingnya menjaga kepala, dengan berpikir bahwa ada upaya perampokan tanah Palestina yang disetujui negara besar Amerika dan lnggris. Mereka bersatu untuk merampas Palestina dengah segala tipu daya, sebaliknya umat lslam kususnya para pemimpinya justru membebek apa yang disampaikan Barat. Mereka menjual akhiratnya dengan secuil remah dunia. Tidakkah mereka belajar dari para pendahulunya yang mengkhianati umat lslam, namun di akhir hidupnya terhina.

“(Yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Ketahuilah bahwa semua kekuatan itu milik Allah.” (QS An-Nisa’ 4: Ayat 139).

Sungguh memalukan, hingga hari ini sudah 70 tahun lebih Palestina berjuang sendiri, tak ada pembelaan sama sekali dari saudaranya. Umat lslam yang diibaratkan seperti satu tubuh betul-betul lumpuh bahkan bisa dikatakan mati suri, sebabnya karena kepala mereka rusak hingga tak merasakan nyeri dan sakit di bagian tubuhnya yang terkena sayatan pisau dan kerasnya jeritan mulut. 

Usulan two state solution berarti menyetujui penjajahan, hal ini harus di tolak. Mereka hendak mengelabui umat lslam, namun masih banyak yang menyadari bahwa satu-satunya solusi pendudukan zionis adalah mengusir mereka dengan jihad di bawah satu komanda seorang pemimpin yang setara dengan Khalifah Umar bin Khathab dan Shalahudin Al-Ayubi.  

Inilah pemahaman yang benar tentang konflik yang tak kunjung usai. Bantuan makanan, obat, uang dan lainnya akan mudah di lakukan jika solusi mendasarnya dilakukan. Namun bantuan apapun tidak akan berharga jika keberadaan penjajah zionis tidak di usir dari Palestina, karena penderitaan Palestina di mulai sejak zionis menjajahnya, dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan itulah kesepakatan dunia.

Wallahu a’lam
Via Tsaqofah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Ustazah AI, Antara Inovasi Teknologi dan Urgensi Negara dalam Penjagaan Hukum Islam

Juli 18, 2026
Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Lg8t Musuh Bersama, Stop Menormalisasinya

Juli 18, 2026
Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Menegakkan Khilafah: Fardhu Kifayah yang Terabaikan

Juli 18, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us