Telusuri
  • Pedoman Media
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Form Pengaduan
  • Home
  • Berita
    • Nasional
    • Lensa Daerah
    • Internasional
  • Afkar
    • Opini Tokoh
    • Opini Anda
    • Editorial
  • Remaja
    • Video
  • Sejarah
  • Analisa
    • Tsaqofah
    • Hukum
  • Featured
    • Keluarga
    • Pernikahan
    • Pendidikan Anak
    • Pendidikan Remaja
    • FiksiBaru
Tanah Ribath Media
Beranda StraightNews Pengasuh Kajian Mutu: Kesungguhan dan Semangat yang Tinggi adalah Modal bagi Penuntut Ilmu
StraightNews

Pengasuh Kajian Mutu: Kesungguhan dan Semangat yang Tinggi adalah Modal bagi Penuntut Ilmu

Tanah Ribath Media
Tanah Ribath Media
15 Sep, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

TanahRibathMedia.Com—Pengasuh Kajian Mutiara Umat (Mutu) Batam, Ustazah L. Nur Salamah, S.Pd. mengatakan bahwa kesungguhan dan semangat yang tinggi adalah modal bagi penuntut ilmu. 

"Modal untuk meraih segala sesuatu adalah kesungguhan dan semangat yang tinggi," ungkapnya dalam kajian rutin Kitab Adab Ta'limu Al-Muta'alim Thoriqotu Ta'lum, Selasa (22-08-2023) di Batam. 

Dunia yang nilainya sedikit dan remeh, katanya, dibutuhkan kesungguhan dan semangat yang tinggi. Misalnya ingin kaya, maka dibutuhkan kesungguhan untuk bekerja keras, tidak ongkang-ongkang kaki alias bersantai. Begitu pun ketika ingin menjadi orang yang dan cerdas dan faqih dalam agama, maka haruslah belajar dengan sungguh-sungguh. 

Selanjutnya ia menegaskan bahwa dalam urusan akhirat, hendaknya kita juga harus memiliki kesungguhan dan semangat yang lebih tinggi lagi.

"Kita saja dalam urusan dunia rela bekerja keras dan bersungguh-sungguh, maka dalam urusan akhirat alangkah baiknya kita juga wajib memiliki kesungguhan dan semangat yang lebih tinggi lagi. Misalnya tidak menganggap remeh salat sunah dua rakaat sebelum Subuh yang nilainya lebih besar dari dunia dan seisinya," terangnya. 

Sebagaimana pengasuh kajian mutu, Ustazah Nur juga menceritakan kisah ulama dari Mauritania. "Dikisahkan, para ulama dari negeri Mauritania  memiliki kebiasaan yang sangat baik, yakni sering menghafal berbagai macam kitab. Ada yang mampu menghafal sebagian besar ada juga yang separuhnya. Tidak memedulikan fasilitas atau kondisi yang terbatas. Bahkan ada anak yang usianya masih belia mampu menghafal Kitab Al-Muwatha. Luar biasa," sanjungnya.

Maka, imbuhnya, barang siapa yang semangatnya dalam menghafal seluruh kitab Muhammad Ibnul Hasan ra. (Beliau merupakan ulama salafus saleh yang terbiasa menyusun kitab-kitab), disertai usaha yang sungguh-sungguh dan tak kenal menyerah, maka jelas ia akan bisa menghafal sebagian besar atau separuhnya.

Bunda sapaan akrabnya juga menekankan bahwa kesungguhan dan semangat saja pun tidaklah cukup. Kita juga wajib mengulang hafalan atau pelajaran secara terus-menerus (kontinuitas). 

"Demikian pula sebaliknya, bila semangatnya kuat, tetapi tidak ada kesungguhan atau bersungguh-sungguh, tetapi bersemangat dan tidak terus-menerus (kontinu), maka sedikit pula ilmu yang ia dapatkan," ungkapnya.

Kisah-kisah para ulama terdahulu seharusnya dijadikan teladan bagi kita sebagai penuntut ilmu yang sering lalai dalam proses menuntut ilmu. Jangan menjadi orang yang memiliki semangat di awal saja, tetapi tidak memiliki kesungguhan dan semangat yang tinggi untuk hadir dan mengulang pelajaran yang sudah didapat secara terus-menerus. 

"Hendaklah kita memiliki kesungguhan dan semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu, bersikaplah totalitas. Jangan hanya dating, duduk, diam, tanpa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,"pungkasnya sebagai penutup kajian. []Nai.
Via StraightNews
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Pasang Iklan Murah
- Advertisment -
Pasang Iklan Murah

Featured Post

Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler

Tanah Ribath Media- Juli 23, 2026 0
Muhasabah lil Hukkam Bukan Membangkang: Meluruskan Distorsi Dalil Ketaatan di Era Sekuler
Oleh: Prayudisti SP (Sahabat Tanah Ribath Media) TanahRibathMedia.Com— Panggung politik tanah air belakangan ini kerap diwarnai oleh benturan naras…

Most Popular

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026

Editor Post

Tak Habis Pikir

Tak Habis Pikir

Juni 11, 2023
Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Lebih dari 70 Muslimah Hadiri Talk Show Kajian Risalah Akhir Tahun 2023

Januari 01, 2024
Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Anak Terjerat Prostitusi Online, Dimana Perlindungan Negara?

Agustus 06, 2024

Popular Post

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Korupsi Jampidsus: Momentum Evaluasi Sistem Penegakan Hukum

Juli 21, 2026
Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Layanan HIV Diperkuat, Akar Masalah Tetap Dibiarkan

Juli 19, 2026
Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Sistemik Kapitalisme sebagai Pemicu Problem Mega Korupsi

Juli 21, 2026

Populart Categoris

Tanah Ribath Media

Tentang Kami

Menebar opini Islam di tengah-tengah umat yang terkungkung sistem kehidupan sekuler.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2023 Tanah Ribath Media All Right Reserved
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us